Genjot Aksi Bersih-bersih Saluran Air Jelang Launching GASS

  • Whatsapp
Genjot Aksi Bersih-bersih Jelang Launching GASS
(Dalam aksi bersih-bersih di bawah Jembatan Kedawung, kembali ditemukan aneka macam tumpukan sampah yang didominasi sampah plastik. Foto : Ist/Malang Inspirasi)
Malanginspirasi.com, Kedawung, Lowokawaru – H-3 peluncuran Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS), Pemerintah Kota Malang terus menggenjot aksi bersih-bersih saluran air. Bahkan muncul istilah “pemanasan”.

Walikota Malang, Sutiaji, menanggapi santai istilah tersebut yang muncul akibat intensifnya aksi bersih-bersih saluran air.

“Ya hanya istilah saja kata pemanasan itu. Sesungguhnya langkah itu senantiasa kita lakukan, kala merespon kondisi lapangan yang memang harus ditangani segera. Cuma khusus berkaitan dengan GASS, saya perintahkan secara masif untuk edukasi dan sosialisasinya. Termasuk dalam aksi di lapangan,” kata Sutiaji, menanggapi aksi tim sigap DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Malang yang kembali melakukan normalisasi aliran air di bawah Jembatan Kedawung (Senin, 23/12).

Read More

Dalam aksi bersih-bersih saluran air tersebut, seperti yang diperkirakan tim satgas kembali mendapatkan aneka macam tumpukan sampah tersangkut di kabel fiber optic yang melintang di bawah jembatan.

“Tentu bukan kabel fiber itu yang jadi masalah. Tapi sampah memang tidak seharusnya berada di aliran air. Sehingga otomatis sampah yang tersangkut menjadikan gangguan air mengalir,” jelas Sutiaji, didampingi Kepala DPUPR, Hadi Santoso usai rakor Senin yang digelar di ruang sidang Balaikota Malang.

Sampah Ganggu Saluran Air
(Warga diharapkan kesadarannya agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat mengganggu kelancaran air di saluran pembuangan air. Foto : Ist/Malang Inspirasi)

Baca Juga : GASS untuk Budayakan Hidup Bersih, Tertib dan Peduli Lingkungan

Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh Walikota Malang dan didampingi Wawali Sofyan Edi Jarwoko, secara khusus membahas kesiapan masing masing Perangkat Daerah dalam pelaksanaan GASS.

Akan ada 5 (lima) titik konsentrasi/lokasi yang menandai gerakan bersama perang lawan sampah tersebut. Meliputi titik 1 berlokasi di Oro Oro Dowo (kawasan anak sungai Brantas) dan kawasan sekitar perempatan jalan Bandung sampai dengan jembatan jalan Buring.

Titik 2 berlokasi di saluran terbuka jalan Letjen S. Parman. Titik 3 di kawasan sekitar pasar Gadang (target drainase). Titik 4 berlokasi di terusan Dieng dan raya langsep. Serta titik ke 5 mengambil sasaran di simpang Gajayana (Sardo) dan jalan Candi II (Klaseman).

Baca Juga : Gerakan Sapu Bersih Kali Memasuki Musim Penghujan

GASS sendiri akan dilaunching pada Jumat 27 Desember 2019 dengan melibatkan ASN, kalangan perguruan tinggi, TNI, Polri, para pelaku usaha dan elemen serta  komunitas masyarakat kota Malang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *