fbpx
Karang Taruna Jadi Komponen Utama Dalam Pembangunan
Malanginspirasi.com, Taman Krida Budaya – Walikota Malang, Sutiaji berpesan pada anggota Karang Taruna agar menjadi generasi muda milenial yang penuh inovasi dan kreativitas dalam rangka mendukung pembangunan daerah.

“Karang Taruna adalah anak muda yang menentukan nasib pembangunan di masa depan Kota Malang. Karang Taruna harus mampu menghadapi era industri 4.0 untuk suksesnya pembangunan kota kita. Jangan mau tertinggal,” kata Sutiaji pada Peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna Kota Malang Tahun 2019 di Pendopo Taman Krida Budaya, Minggu (22/12).

Hal yang harus kita perhatikan bersama, lanjut Sutiaji, adalah kebersamaan yang selama ini terjalin harus tetap terjaga dengan baik. Tujuannya adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta perdamaian di Kota Malang.

“Agar tidak terjadi perpecahan diantara kita semua,” ujarnya.

Sutiaji juga menekankan bahwa perlu kekuatan bersama untuk menghadapi hambatan serta tantangan pada era 4.0 ini. Derasnya arus informasi serta tantangan untuk menjadi lebih kreatif menjadi point penting yang perlu diperhatikan bersama.

Pada kesempatan tersebut, Walikota tak lupa menitipkan pesan agar generasi muda yang ada di Karang Taruna juga turut serta mensukseskan berkembangnya ekonomi kreatif di lingkungannya masing-masing.

“Ini penting karena Kota Malang telah ditasbihkan sebagai Kota Kreatif sehingga peran serta Karang Taruna untuk menjaga dan mengembangkan ekonomi kreatif juga sangat diperlukan,” tandasnya.

Baca Juga : Malang Jadi Basis Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif

Pria berkacamata itu juga membeberkan peran anak muda dalam sejarah berdirinya negara Indonesia. Embrio peran anak muda, kata Sutiaji, dimulai dari tahun 1908 dan dilanjut Sumpah Pemuda pada tahun 1928 dengan pesan semangat persatuan dan kesatuan serta nasionalisme.

Sumbangan Kepada Lansia
(Dalam acara tersebut, Sutiaji juga berkesempatan memberikan tali asih kepada komponen warga lainnya. Foto : Ist/Malang Inspirasi)

“Akhirnya pada tahun 1945 dengan semangat itu bangsa Indonesia bisa merdeka dan hal itu tak bisa dilepaskan dari peran anak muda di dalamnya,” jelas Sutiaji.