fbpx
Kopi 'KKN' Wadahi Anak Muda Belajar Berbisnis Kopi
Malanginspirasi.com, Lowokwaru – Dilaterbelakangi keinginan berbagi pengetahuan terkait usaha kopi, Frederick, menghadirkan Kreasi Kopi Nusantara (KKN) sebagai wadah bagi mahasiswa maupun anak muda untuk belajar berbisnis kopi.

Disampaikan Frederick, saat dirinya mendirikan KKN ia ingin membuat suatu tempat atau wadah, dimana selain untuk belajar berbisnis kopi, juga untuk menciptakan suatu sistem dimana mahasiswa dan anak-anak muda bisa membuat bisnis tapi yang tidak asal-asalan.

“Jadi kita berusaha untuk mendekati anak muda untuk kemudian diarahkan ke jalur yang benar. Karena terkadang ada anak muda yang merasa memiliki uang kemudian membuka sebuah usaha tapi dengan asal-asalan sehingga tidak bertahan lama dan kemudian tutup,” ujarnya saat ditemui di grand opening KKN di jalan Soekarno Hatta, Senin (16/12).

Ia mengatakan membuka wadah untuk para mahasiswa belajar bersama. Jadi bukan hanya sebagai pelaku bisnis yang belajar, tapi zaman sekarang juga harus terbuka menampung ide-ide dari mahasiswa.

Suasana Belajar Berbisnis Kopi di KKN
(Suasana di KKN yang dihadiri sejumlah mahasiswa. Image : ANC/Malang Inspirasi)

Menurutnya, perkembangan kopi di Indonesia beberapa tahun terakhir ini cukup signifikan. Tapi sejalan dengan itu, sekolah- sekolah barista maupun sekolah rosting sangat mahal.

“Jadi kita ingin membuka sharing knowledge berupa sekolah kopi dengan mengusung konsep bahwa ternyata belajar kopi itu tidak mahal,” ucapnya.

Baca Juga : Griyo Kopi de Kajoetangan, Tawarkan Tempat Ngopi Bernuansa Jadul di Kampoeng Heritage

Ke depan, pihaknya berencana mengundang orang-orang yang sudah cukup sukses untuk saling berbagi dengan para mahasiswa.

Frederick, owner KKN
(Frederick, owner KKN)

Lebih lanjut disampaikan Frederick, ia ingin KKN bisa hadir di setiap universitas di Indonesia dengan berusaha untuk menciptakan sistem supaya kreasi kopi Nusantara bisa lebih kreatif lagi. Contohnya selain dengan Univeritas Muhammadiyah Malang (UMM), KKN juga akan buka di sekitaran Bina Nusantara Jakarta, Universitas Surabaya, Universitas Airlangga dan akan buka di daerah dekat Universitas Islam Malang.

“Kalau dengan UMM ini kami tertarik dengan misi “Dari Muhammadiyah untuk bangsa”. Itu sangat bagus. Saya merasa Muhammadiyah memberi peluang kepada kita untuk semisi dan sejalan dengan cita-cita entrepreneurship,” sebutnya.

Untuk tenaga kerjanya, kebanyakan berasal dari lulusan perguruan tinggi yang ada di Malang.

Aneka Menu Kopi di KKN
(Aneka menu kopi di KKN. Image : ANC/Malang Inspirasi)

Baca Juga : 7 Komoditas Perkebunan Jadi Prioritas Peningkatan Ekspor

Sementara itu Wakil Rektor II, Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. mengatakan, dengan misi dari Muhammadiyah untuk bangsa tersebut, UMM ingin punya banyak terobosan agar para mahasiswa dan anak muda berani berentrepreneur. Tidak sekedar entrepreneur tapi mereka bisa memiliki yang namanya sosial bisnis atau sosial entrepreneur.

Nazaruddin Malik, Wakil Rektor II UMM
(Wakil Rektor II UMM, Dr. Nazaruddin Malik, M.Si)

“KKN ini sebenarnya laboratorium dan outlet sebagai tempat mengolah dan bagaimana memproduksi aneka minuman kopi dimana nantinya anak muda berbakat yang tidak mampu bisa belajar kewirausahaan disini,” terangnya.

Sedangkan hasil penjualan KKN akan disisihkan untuk mendukung bisnis dalam mengembangkan usaha-usaha kreatif mahasiswa. Termasuk memberi beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu yang memiliki bakat-bakat tertentu, pungkasnya.