fbpx
Peringati Hari Ibu, YDSF Malang Berikan Pelatihan Wirausaha Kreatif
Malanginspirasi.com, Trans Studio Malang – Ibu merupakan sosok yang sangat mencintai anak-anaknya serta rela berkorban jiwa dan raga demi buah hatinya. Peran ibu juga tak tergantikan oleh apapun di dunia ini. Terlebih bagi ibunda anak-anak yatim. Peran ayah yang sangat besar pun digantikan olehnya, sosok lembut itu menjadi tangguh demi putra-putrinya yang telah kehilangan sosok ayah.

Dalam momen peringatan hari Ibu tahun ini, YDSF Malang menggelar pelatihan wirausaha kreatif bagi Ibu-ibu tangguh tersebut. Berlokasi di Trans Studio Mini Malang, para Ibu-ibu terlihat sangat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pemateri.

Ike Novita Nurohma
(Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu YDSF, Ike Novita Nurohma.)

“Ibu-ibu Bunda Yatim kami berikan pelatihan wirausaha khususnya terkait pemanfaatan sampah plastik untuk dijadikan berbagai kerajinan tangan. Contohnya ring gelas air mineral bekas dibuat menjadi piring, kemudian bungkus kemasan plastik dimanfaatkan menjadi tas,” jelas ketua panitia, Ike Novita Nurohma, Minggu (22/12).

Sementara para Ibu-ibu mengikuti pelatihan, anak-anak mereka diikusertakan berbagai aktivitas. Di antaranya mewarnai, menggambar serta membuat poster untuk anak-anak yatim. Nantinya anak-anak tersebut akan bersaing menjadi juara untuk memperebutkan total hadiah 9 juta rupiah, tropi dan sertifikat.

“Kemudian kami membagikan voucher bermain yang tujuannya untuk menambah kebahagian para anak yatim berserta ibunya setelah mengikuti lomba dan pelatihan,” terangnya.

Kebersamaan Bunda Yatim dan Anak2
(Kebersamaan Bunda Yatim bersama Anak-anak. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Baca Juga : Workshop Literasi Keuangan untuk Tingkatkan Potensi UMKM

Sementara itu salah satu peserta pelatihan, Ibu Ajis dari Singosari mengaku senang sekaligus beruntung mendapat pelatihan wirausaha kreatif terkait pemanfaatan sampah plastik.

Ibu Ajis\
(Ibu Ajis, salah seorang peserta pelatihan wirausaha kreatif.)

“Kami sangat beruntung bisa ikut pelatihan ini. Awalnya kita tidak tahu sebenarnya sampah plastik bisa dimanfaatkan untuk apa. Tapi ternyata bisa digunakan untuk bermacam-macam kerajinan yang nantinya bisa untuk dijual sehingga menghasilkan uang,” akunya.

Karena memang baru pertama kali belajar, lanjutnya, nanti akan ia coba asah lagi di rumah agar lebih mahir. Yang penting harus telaten dan jeli.