fbpx
Walikota Sutiaji Mensosialisasikan Program Ojir
Malanginspirasi.com, Kedungkandang – Pemerintah Kota Malang dalam beberapa hari ke depan akan meluncurkan Program Ojir. Program ini ditujukan untuk masyarakat kecil agar tidak mudah terjerat praktek-praktek pinjaman bawah tangan yang bunganya mencekik leher.

Hal itu disampaikan Walikota Malang, Sutiaji, saat bersilahturahmi dengan warga Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Senin malam (2/12). Ia menyampaikan, Program Ojir, Ojo Percoyo Karo Rentenir,.ini merupakan satu kesatuan utuh dari gerakan membendung praktek-praktek rentenir berdalih pinjaman semacam Bank Titil.

“Saya minta kepada para camat, lurah dan tokoh-tokoh masyarakat untuk melakukan pendataan di lingkungannya. Sekiranya ada yang terjerat Bank Titil, ayo kita entaskan bersama. (Nanti) kita bantu melalui skema kredit non bunga lewat BPR Tugu Artha,” kata Sutiaji.

Ada pun mengenai beban (bunga), Walikota menambahkan, akan dibantu oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang.

Program Ojir sendiri rencananya akan diluncurkan Jumat 6 Desember mendatang.

Baca Juga : Sosialisasi Saber Pungli pada Ketua RW di Kota Malang

Sebagai informasi, kedatangan Walikota Sutiaji di kawasan Kampung Makam Gribig, Madyopuro, adalah untuk menghadiri acara “Gerakan Masyarakat Madyopuro Bersatu (Gemmastu)” yang mencakup RW 1 hingga RW 6 Kelurahan Madyopuro.

Menurut Ketua Gemmastu, Dayat, gerakan berbentuk paguyuban ini dibentuk dengan semangat mengembalikan dan menguatkan nilai-nilai keguyuban warga. Termasuk di dalamnya mengembangkan UMKM lokal.

Walikota mengapresiasi inisiatif membentuk wadah yang dapat memperkuat kerukunan warga serta memberi pendidikan kemasyarakatan seperti ini.

“Ini sangat bagus. Ada inisiatif yang muncul dari bawah dengan membentuk paguyuban (Gemmastu, red). Apalagi di sini juga diisi dengan langgam pendidikan sadar hukum, sadar kebangsaan, sadar kenegaraan, sadar kehidupan kemasyarakatan, dan lain-lain. Spirit ini harus tetap dijaga,” demikian pesan Sutiaji.