“Sambat Rene Ker” Mantapkan Kota Malang Sebagai Smart City

  • Whatsapp
Sambat Rene Ker Mantapkan Kota Malang Sebagai Smart City
(Walikota Sutiaji di acara peluncuran aplikasi pengaduan online “Sambat Rene Ker” di alun-alun Kota Malang. Image : Ist)
Malanginspirasi.com, Alun-alun – Untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada warganya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika meluncurkan platform layanan pengaduan online “Sambat Rene Ker” pada hari Sabtu (7/12) di alun-alun Kota Malang. Aplikasi layanan pengaduan online ini juga kian memantapkan Kota Malang sebagai Smart City.

Dalam peluncuran tersebut, dihadiri Walikota Malang, Sutiaji, dan wakilnya, Sofyan Edy Jarwoko, Sekretaris Daerah, Wasto, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji. Juga hadir jajaran Forkopimda Kota Malang.

Walikota Sutiaji menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk percepatan mewujudkan kota Malang sebagai smart city.

Read More

“Segala layanan pada masyarakat harus sudah berbasis elektronik dengan harapan akan lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan jika aplikasi “Sambat Rene Ker” ini juga telah terintegrasi dengan aplikasi pengaduan LAPOR milik kementerian PAN dan RB. Hal itu tentu akan semakin memudahkan Pemerintah Kota Malang dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Penerapan pemerintahan digital ini, lanjut Sutiaji, juga selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo dengan memfokuskan pemerintah ke depan harus berbasis Digital Melayani (Dilan), yaitu reformasi dalam pelayanan publik berbasis elektronik.

“Saya bersyukur karena jajaran samping juga mendukung program smart city di kota Malang. Ke depan, aplikasi di Polresta, di Kejaksaan dan di Kodim juga akan terintegrasi dengan milik Pemkot Malang. Ini akan memudahkan kita dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga : Program Ojir Cegah Warga Terjerat Praktek Rentenir

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Malang, Tri Widyani mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wujud dari arahan Walikota Malang dalam rangka melakukan percepatan digitalisasi di Kota Malang untuk mewujudkan Smart City.”

Prioritas utamanya adalah peningkatan kapasitas layanan publik yang berbasis elektronik, dengan mewujudkan seluruh layanan dalam genggaman nantinya akan menaikan nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Pemkot Malang,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *