Ini Lho Alasan Kenapa Sebaiknya Beli Sayur & Buah dari Petani Lokal

  • Whatsapp
Ini Lho Alasan Kenapa Sebaiknya Beli Sayur & Buah dari Petani Lokal
(Pak Samad, seorang petani organik di Kedungkandang. Membeli produk sayur dan buah dari petani lokal banyak manfaatnya. Selain menghemat biaya, juga menjamin kebersihan serta kesegaran produk tersebut. Foto : Ist)
Malanginspirasi.com, Kedungkandang – Belanja keperluan sehari-hari memang lebih nyaman di one stop shopping semacam supermarket atau mall-mall besar. Anda tinggal menuju ke satu tempat, ambil barang ini itu, bayar ke kasir, terus pulang. Beres sudah segala tetek bengek urusan kebutuhan rumah. Ibarat kata, sekali dayung sepuluh pulau terlampaui.

Namun bagaimana dengan produk makanan segar seperti sayur dan buah? Apakah Anda yakin sayur dan buah yang dipajang di rak-rak pusat perbelanjaan itu betul-betul fresh from the oven alias belum lama dipanen? Atau jangan-jangan karena terlindungi lemari pendingin raksasa di sana, semuanya jadi masih kelihatan segar dan menawan. Padahal begitu sampai di rumah, tahu-tahu cepat layu dan tidak tampak sesegar saat masih dipamerkan di rak-rak pusat perbelanjaan tadi.

Daripada ragu-ragu mengenai asal usulnya, lebih baik mulailah membiasakan diri membeli produk sayur dan buah dari petani lokal.

Ini 6 alasan yang bisa menjadi pertimbangan kenapa Anda harus melakukannya :

Pertama. Jelas Segar

Ketika membeli sayur dan buah yang dibudidayakan tak jauh dari tempat tinggal Anda, setidaknya dari wilayah yang bersebelahan dengan kota Anda, maka proses perjalanannya tidak akan terlalu lama. Sehingga lebih terjamin kesegarannya.

Selain itu, daerah pertanian terdekat dengan kediaman Anda juga bisa menjadi ajang rekreasi sekeluarga yang murah meriah. Anda bisa memilih sayur dan buah sesuai keinginan.

Lahan Sayur Organik
(Lahan yang disiapkan untuk penanaman sayur organik di Kedungkandang. Kedekatan produsen dan konsumen beperan mengurangi biaya transportasi yang tentunya juga berimbas pada penghematan energi. Foto : Jasmito/Malang Inspirasi)

Kedua. Mengurangi Sampah

Dengan membeli sayur dan buah lokal, Anda turut membantu mengurangi sampah. Meski masih dikemas, namun packaging barang yang dibeli dari petani lokal dengan yang didatangkan dari tempat yang beratus-ratus kilo jauhnya, tentu berbeda. Ini artinya sama saja dengan mengurangi volume sampah yang sering kali pembuangan akhirnya adalah di laut.

Baca Juga : Dua Pemuda Tuban Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Organik Di Bumiayu Malang

Ketiga. Membantu Ekonomi Lokal

Membeli sayur dan buah yang ditanam di daerah terdekat, sangat besar pengaruhnya dalam mempercepat perputaran roda ekonomi di wilayah sekitar Anda. Entah itu membeli langsung dari petani atau pengusaha lokal, uang yang berputar tidak akan keluyuran terlalu jauh. Ujung-ujungnya, Anda sendiri akan ikut merasakan dampak positifnya. Percayalah.

Persiapan Tanam Cabai Merah
(Persiapan penanaman cabai merah di Pakis. Menurut salah seorang petani, hasil panenan biasanya dijual ke Pasar Madyopuro dan Pasar Belimbing yang jaraknya relatif tak terlalu jauh dari lokasi lahan. Foto : Ton/Malang Inspirasi)

Keempat. Lebih Sehat

Tak hanya kepada calon jodoh, bibit bebet bobot mustinya juga diberlakukan pada produk makanan yang dikonsumsi. Harus jelas asal usulnya. Saat Anda tahu betul proses penanaman hingga panen sayur dan buah yang dibeli, itu akan menambah keyakinan mengenai higienitasnya. Tapi itu hanya bisa terjadi jika lahan pertaniannya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal Anda. Tidak mungkin kan mengecek melon kesukaan Anda yang ditanam di Vietnam sementara Anda tinggal di pulau Bali.

Jadi membeli produk lokal itu lebih sehat.

Kelima. Hemat Energi

Lebih senang membeli produk lokal sangat besar efeknya dalam membantu menyelamatkan lingkungan. Bayangkan berapa energi fosil yang dihambur-hamburkan setiap kali kita mengimpor bawang putih atau buah-buahan dari mainland China? Pengiriman barang yang jumlahnya ribuan ton itu tentu membutuhkan armada transportasi yang amat besar. Bahan bakarnya apalagi kalau bukan energi fosil.

Padahal sebagian komoditas tersebut bisa kita tanam di sini. Maka memprioritaskan membeli produk lokal sama saja dengan membantu mengurangi kerusakan di planet ini.

Junaidi Petani Cabai
(Junaidi, petani cabai merah dan tomat di daerah Pandanwangi, Belimbing. Ia mengaku panenannya lebih banyak dijual ke warga sekitar. Foto : Ton/Malang Inspirasi)

Baca Juga : Membangun Kabupaten Malang dengan Agrowisata

Keenam. Simbiosi Mutualisme

Dengan sering-sering membeli produk lokal, lebih-lebih jika langsung ke petaninya, hubungan simbiosis mutualisme pun terjalin. Dua belah pihak sama-sama untung. Petani mendapat harga layak, sedangkan konsumen mendapat barang dengan harga lebih rendah karena tidak dibebani biaya distribusi. Selain itu, membeli produk lokal juga mendekatkan secara personal dengan produsen makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Anda pun bisa leluasa bertanya mengenai produk yang Anda beli serta bisa langsung komplain jika barang yang dibeli tidak sesuai dengan yang ditawarkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *