Paska Pesta Perayaan Tahun Baru 2020, DLH Kota Malang Angkut Lebih 5 Ton Sampah

  • Whatsapp
Pesta Perayaan Tahun Baru 2020 Sisakan Sampah Lebih 5 Ton
Malanginspirasi.com, Alun-alun – Paska pergantian tahun kemarin malam, menyisakan banyaknya tumpukan sampah di sebagian jalan protokol Kota Malang. Kala melakukan bersih-bersih, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengangkut lebih dari 5 ton sampah yang dihasilkan dari pesta perayaan tahun baru 2020.

Di antara suka cita dan kegembiraan warga yang bergembira mengadakan pesta perayaan tahun baru, maka bersamaan itu pula tumpukan sampah memenuhi jalanan Kota Malang. Hal ini mengundang keprihatinan karena menimbulkan dampak lingkungan serta kondisi kotor akibat berserakannya sampah di mana-mana.

“Faktanya begitu, seakan menjadi tradisi. Meski pun kita sangat berharap, seyogyanya ungkap gembira tetap memperhatikan dampaknya pada lingkungan. Karenanya, di malam tahun baru dan setelahnya, kita tugaskan dan luncurkan tim gerak cepat kebersihan,” ujar Rinawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang.

Read More

Menurutnya, beberapa titik sasar di wilayah kota Malang yang ditarget Tim Gerak Cepat DLH (TGC DLH), antara lain  Jalan Ijen, depan Balaikota,  Jalan Trunojoyo dan kawasan Alun-alun Merdeka.

Disampaikan perempuan berkaca mata tersebut, Tim yang dikawal Kepala Bidang Kebersihan, Joao MGD Carvalho, meliputi pasukan penyapu jalan sebanyak 20 personil dan sopir armada 5 personil. Mereka dibantu mini damp 1 unit, Roadsweper dan Compaktor 1 unit. Hasilnya lebih 5 ton sampah diangkut TGC DLH kota Malang.

Mobil Roadsweeper Bersihkan Sampah di Jalanan
(Mobil Roadsweeper juga dikerahkan untuk membersihkan sampah yang berserakan di jalanan. Image : Ist/Malang Inspirasi)

Baca Juga : GASS untuk Budayakan Hidup Bersih, Tertib dan Peduli Lingkungan

Sementara itu, Walikota Malang, Sutiaji, menegaskan masalah sampah memang lebih karena faktor perilaku.

“Oleh karenanya dilaunchingnya Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS), sesungguhnya goal utamanya adalah membangun perilaku dan budaya bersih serta tertib membuang sampah pada tempatnya,” tegas Sutiaji.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *