fbpx
Pengrajin Keripik Buah Amstirdam Siap Jadi Sentra Produksi
Malanginspirasi.com, Pendopo Kabupaten Malang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, memberikan dukungan penuh untuk pengembangan usaha IKM dan UKM di Kabupaten Malang. Dukungan ini juga diberikan kepada para pengrajin keripik buah Amstirdam yang berdomisili di Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan dan Dampit. Sebagai timbal baliknya, para pengusaha keripik buah tersebut siap menjadikan daerahnya sebagai sentra produksi.

Para pengusaha keripik buah yang tergabung dalam Paguyuban Pengrajin Keripik Buah Amstirdam, Rabu pagi (29/1) berkunjungan dan diterima langsung oleh Bupati di Pringgitan (Pendopo) Kabupaten Malang.

Mereka menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Bupati sehingga turut mengantarkan usaha keripik buah mereka berkembang lebih baik. Dukungan yang paling dirasakan mereka adalah adanya pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Malang serta program sertifikasi halal gratis.

Baca Juga : Komitmen UB Wujudkan Studi Halal Tuai Dukungan

‘’Alhamdulillah kita diterima Pak Bupati. Kami dari pengusaha mendapat dukungan penuh dari Pak Bupati. Terutama dalam hal berupaya terus meningkatkan IKM dan UKM. Dari dukungan itu, kami bertekad anggota paguyuban ini siap menjadi sentral produksi keripik buah di Kabupaten Malang,” ujar Ketua Paguyuban Pengrajin Keripik Buah Amstirdam, Taufik Jahari.

Beberapa keripik buah yang diproduksi paguyuban di antaranya adalah keripik buah nangka dan pisang. Sementara keripik buah kesemek, lanjutnya, masih dalam tahap pengembangan.

Taufik mengakui Pemkab Malang melalui Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) mensupport keberadaan paguyuban dengan terus melakukan pembinaan. Termasuk membantu agar para pengrajin memiliki sertifikat halal secara gratis.

Baca Juga : Workshop Literasi Keuangan untuk Tingkatkan Potensi UMKM

Dari gelombang pertama sertifikasi halal, saat ini 4 dari 22 anggota paguyuban sudah menerima sertifikasi halal.

“Kami juga terus melengkapi persyaratan izin dan PIRT (Produksi Industri Rumah Tangga) untuk memenuhi persyaratan sertifikasi halal dari Pemkab Malang,” tandas Taufik Jahari.