Sutiaji Minta KONI Jalin Kerjasama dengan Dinas Pendidikan

  • Whatsapp
Sutiaji Minta KONI Jalin Kerjasama dengan Dinas Pendidikan
(Walikota Malang, Sutiaji, saat menghadiri rapat KONI Kota Malang di Ubud Hotel, Rabu (15/1). Foto : ANC/Malang Inspirasi)
Malanginspirasi.com, Ubud Hotel – Walikota Malang, Sutiaji, meminta agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Malang bisa menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan terkait upaya menghadirkan bibit atlet olahraga yang unggul.

Menurutnya, KONI perlu melakukan penataan manajemen khususnya manajemen talent, dimana anak-anak yang punya potensi dibidang olahraga harus benar-benar diiventalisir sehingga pihak KONI bisa meminta data ke Dinas pendidikan terkait siswa-siswa yang memiliki potensi bagus di bidang olahraga.

“Koni diharapkan selalu melakukan koordinasi dengan semua stakeholder, termasuk satunya dengan Dinas pendidikan. Karena kami ingin memiliki bibit-bibit atlet olahraga yang bagus,” ujarnya saat menghadiri rapat anggota KONI di Ubud Hotel, Rabu (15/1).

Read More

Walikota Malang, Sutiaji
(Walikota Malang, Sutiaji.)

Dikatakan Sutiaji, dalam pendidikan, tingkat kecerdasan akademik seorang anak pastinya berbeda-beda. Mungkin ada anak yang tingkat kecerdasan akademiknya lemah tapi dia punya kemampuan atau potensi yang bagus dibidang olahraga yang menjadi kekuatannya.

“Jadi meskipun nilai akademiknya kurang baik, tapi dia punya keahlian yang lain khususnya dibidang olahraga. Ini yang menjadi perhatian kita dan harus dikuatkan,” tuturnya.

Baca Juga : Walikota Sutiaji : Junjung Tinggi Sportivitas dan Semangat Kebersamaan

Sementara untuk pembinaannya, lanjutnya, bisa bergandeng tangan dengan Universitas Negeri Malang (UM), maupun perguruan tinggi lainnya yang mempunyai jurusan olahraga untuk meningkatkan karier anak-anak agar bisa lebih bagus. Pengkaderan ini memang harus terus dilakukan untuk menunjang prestasi kota Malang dibidang olahraga agar tidak fluktuatif.

“Sebetulnya dari pusat mau memberikan dana asalkan kita punya tempat untuk membangun pusat olahraga. Tapi luasan tempat yang dibutuhkan minimal 35 hektar. Ini yang masih kita pikirkan sekarang karena kita tidak punya tempat seluas itu,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *