fbpx
Terkait Virus Corona, Disparbud Kabupaten Malang Kirim Surat Edaran ke Pokdarwis
Malanginspirasi.com, UB – Merebaknya berita terkait virus corona diklaim tidak terlalu mempengaruhi dunia pariwisata di Kabupaten Malang. Pasalnya, selama ini jumlah kunjungan wisatawan yang berasal dari China dinilai tidak signifikan.

“Wisatawan China yang datang ke Malang hanya sedikit karena tempat wisata yang menjadi idola mereka biasanya di Manado dan Medan. Sedangkan kalau di Malang itu jarang. Kalau pun ke Malang tujuan wisata mereka biasnya ke Gunung Kawi,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Malang, Dr. Made Arya Wedhantara SH, M.Si, saat ditemui di Guest House UB, Rabu (29/1).

Namun demikian, menurut Made, pihaknya telah memberikan surat edaran kepada pelaku industri pariwisata untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona.

“Sebagai upaya pencegahan, sudah kami share surat edaran kepada teman-teman Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan,” sebutnya.

Baca Juga : ASPPI DPC Malang Raya Siap Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Majukan Pariwisata

Made menambahkan, mereka juga harus menanyakan langsung kepada wisatawan utamanya wisatawan asing yang datang tersebut berasal darimana. Kalau dari China harus ada pertanyaan yang lebih menjurus seperti riwayat berpergian mereka darimana saja.

“SOP seperti itu yang sudah kita berikan kepada para pelaku wisata,” ujarnya.

Sebagaimana banyak diberitakan sebelumnya, virus corona jenis baru tersebut telah teridentifikasi merebak di Kota Wuhan, China. Penyebaran virus bisa terjadi sangat cepat melalui udara maupun kontak fisik dengan penderita.

Oleh karenanya beberapa negara, termasuk Indonesia turut mengantisipasi penyebaran virus yang disinyalir berasal dari hewan tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kehadiran warga negara asing khususnya yang berasal dari China.