fbpx
Sumur Injeksi di Kantor Kecamatan Blimbing
Malanginspirasi.com, Blimbing – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya mengatasi permasalahan banjir yang sering kali terjadi saat intensitas hujan berlangsung cukup tinggi. Selain menggalakkan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS), Pemkot Malang juga tengah menganggarkan pembuatan sumur injeksi di masing-masing kelurahan.

“Kami akan terus mencanangkan pembuatan sumur injeksi pada masing-masing kelurahan secara bergilir. Minimal setiap kelurahan memiliki 10 sumur injeksi,” ucap Walikota Sutiaji usai meninjau pembuatan sumur injeksi di halaman belakang kantor Kecamatan Blimbing, Selasa (11/2).

Menurutnya, penerapan sumur injeksi tidak hanya mampu mengatasi permasalahan banjir. Tetapi juga sebagai upaya menabung air untuk meningkatkan debit air tanah.

“Kecamatan Blimbing menjadi percontohan bagi kecamatan dan kelurahan lainnya dalam praktek pembuatan sumur injeksi,” sebutnya.

Walikota Malang, Sutiaji
(Walikota Sutiaji mengungkapkan Pemkot Malang akan membangun setidaknya 10 sumur injeksi di setiap kelurahan. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Sementara itu, Camat Blimbing, Muarib, mengaku pihaknya sudah berkomitmen sejak awal dan telah menerapkan sumur injeksi sejak lama. Setidaknya hingga saat ini sudah ada 11 sumur injeksi di area kantor kecamatan Blimbing.

“Sebelumnya sudah ada 7 sumur injeksi, dan sekarang ditambah 4 sumur injeksi yang baru. Jadi total ada 11 sumur injeksi di kantor kecamatan Blimbing,” ujar Muarib.

Baca Juga : Walikota Malang Himbau Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Penerapan sumur injeksi ini juga sudah diikuti oleh beberapa kelurahan yang ada di wilayah kecamatan Blimbing yakni 7 sumur injeksi di kelurahan Blimbing dan 11 sumur injeksi di kelurahan Pandanwangi.

Muarib, Camat Blimbing
(Muarib, Camat Blimbing. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Berdasarkan arahan dari Walikota, untuk perubahan anggaran 2020 ini di masing-masing kelurahan diharuskan minimal memiliki 10 sumur injeksi. Jadi masing-masing kelurahan sudah harus menyiapkan lokasi yang nanti akan digunakan untuk lokasi sumur injeksi.

“Dampak positif dari adanya sumur injeksi ini Alhamdulillah sumur kami yang menggunakan pompa sampai saat ini belum pernah mengalami kekeringan air. Padahal airnya sudah digunakan untuk kegiatan sehari-hari,” pungkasnya.