fbpx
Dibandingkan Tahun Lahun, Kasus DBD di Kota Malang Jauh Berkurang
Malanginspirasi.com, Dinkes Kota Malang – Hingga bulan Februari 2020, tercatat telah terjadi 6 kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang. Angka tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan kasus DBD tahun lalu yang mencapai angka 50.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Dr. Husnul Muarif, mengatakan, pada bulan Januari tahun 2019 ada sekitar 30 lebih kasus. Kemudian pada bulan Februari bertambah lagi 15 kasus. Sehingga  total kasus DBD pada bulan Januari-Februari 2019 mencapai angka 50-an kasus.

“Tapi Alhamdulillah sampai bulan Februari tahun 2020 ini, hanya sedikit (6) penderita DBD di kota Malang,” sebutnya, ketika ditemui dikantornya, Senin (24/2).

Ia mengatakan enam kasus DBD tersebut terdeteksi ada di wilayah Puskesmas Dinoyo, Cisadea dan Puskesmas Bareng.

Baca Juga : Terkait Virus Corona, Disparbud Kabupaten Malang Kirim Surat Edaran ke Pokdarwis

Disampaikan Husnul, pada musim penghujan seperti sekarang ini memang sangat rawan terjadi kasus demam berdarah. Dinkes Kota Malang sendiri telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk segera membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti.

“Karena memang memasuki musim penghujan, jadi kalau ada genangan-genangan air harus segera dibersihkan dan tempat yang membuat genangan air harus cepat dibuang. Itu cara pencegahan DBD paling efektif,” tuturnya.

Kantor Dinkes Kota Malang
(Kantor Dinas Kesehatan Kota Malang. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Lebih lanjut disampaikan Husnul, jika sudah ada tanda-tanda yang mengarah ke DBD seperti badan panas yang disertai tanda-tanda lainnya, sebaiknya harus segera dibawa ke sarana pelayanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit untuk diperiksa.

Baca Juga : Berikan Layanan Prima, RSU UMM Hadirkan Tiga Pelayanan Kesehatan Baru

Menurutnya, gejala bintik merah saat ini sudah tidak lagi menjadi ciri khas untuk demam berdarah tetapi juga bisa menjadi salah satu ciri penyakit lainnya. Untuk memastikan bintik merah di kulit itu merupakan DBD atau tidak, di butuhkan serangkaian tes.

“Biasanya perlu dilakukan tes untuk mengetahui bintik DBD atau bukan. Tes bisa dilakukan di layanan kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit karena tidak bisa dipastikan secara kasat mata,” pungkasnya.