Jaring Drainase Efektif Tampung Sampah Plastik di Saluran Pembuangan Air

  • Whatsapp
Jaring Drainase Efektif Tampung Sampah Plastik di Saluran Pembuangan Air
(Jaring drainase yang dipasang di ujung saluran pembuangan air efektif menahan berbagai macam sampah agar tidak meluber ke sungai-sungai. Foto : Ist/goodnewsnetwor.com)
Malanginspirasi.com, Blimbing – Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meluncurkan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS). GASS dimaksudkan untuk membersihkan sampah yang kerap menjadi biang banjir karena menyumbat saluran air.

Namun gerakan ini akan kurang optimal tanpa didukung pola hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat, terutama soal kebiasaan membuang sampah sembarangan yang ujung-ujungnya akan menyesaki saluran pembuangan air. Apalagi jika sampah-sampah tersebut merupakan sampah yang sulit didaur ulang seperti plastik, styrofoam, botol, kaleng bekas makanan, dlsb.

Selain melakukan GASS serta membiasakan warga hidup tertib berkenaan dengan persoalan sampah, ada baiknya Pemkot Malang menerapkan cara yang dilakukan Pemkot Kwinana, sebuah kota kecil di pesisir barat Australia, yakni memasang jaring drainase di berbagai hilir saluran pembuangan air.

Read More

Jaring drainase yang sederhana dan murah ini, ternyata efektif menanggulangi kian meluasnya sampah plastik dari saluran pembuangan air di daerah pemukiman menuju ke sungai-sungai.

Selokan Bersih
(Dengan jaring drainase, selokan pun jadi bersih. Foto : Ist/boredpanda.com)

Baca Juga : GASS untuk Budayakan Hidup Bersih, Tertib dan Peduli Lingkungan

Dinas kebersihan dan lingkungan hidup Kwinana memasang jaring drainase di saluran-saluran pembuangan air yang mengarah ke sungai. Jaring drainase atau yang disebut “trash traps” ditempatkan untuk mengurangi pembuangan sampah plastik dari sistem drainase kota.

Jaring ini dirancang khusus untuk menahan polutan dan limbah padat yang melewati saluran pembuangan air di pemukiman penduduk. Jaring berukuran besar yang kuat tapi lentur dipasang di pipa-pipa raksasa tepat di bibir sungai.

Manajemen pengelolaan sampah semacam ini terbukti sangat hemat biaya. Pasalnya, tenaga kerja untuk menyortir sampah secara manual dapat dikurangi secara drastis. Selain itu, jaring pengumpul sampah ini juga mudah dipasang. Ketika penuh, sampah-sampah tersebut langsung diangkut untuk dibawa truk-truk ke fasilitas pemilahan.

Di tempat pemilahan, sampah-sampah dipisahkan sesuai jenisnya. Sampah organik diubah menjadi kompos, sedangkan sampah non organik didaur ulang.

Memasang Beberapa Jaring Drainase Sekaligus
(Memasang beberapa jaring drainase sekaligus akan meminimalisir sampah yang terbawa ke sungai. Foto : Ist/stormwatersystems.com)

Warga Kwinana bangga proyek jaring drainase menjadi proyek yang sukses dan layak menjadi percontohan di tempat-tempat lain. Di sisi lain, satwa-satwa liar setempat pun diuntungkan karena mereka tinggal di kawasan yang lebih bersih. Jaring pengumpul sampah ini juga tidak berbahaya bagi mereka karena hingga saat ini tidak ada binatang yang terperangkap di salah satu jaring.

Baca Juga : Atasi Banjir, Pemkot Malang Siapkan 10 Sumur Injeksi di Masing-masing Kelurahan

Untuk diketahui, Kwinana merupakan kota kecil yang terletak di pinggiran Perth di Australia. Sebagai daerah penyangga Perth, kota berpenduduk sekitar 40 ribu jiwa ini tentunya menghadapi masalah serius terkait sampah. Baik itu sampah dari warganya sendiri maupun sampah yang terbawa dari kota metropolitan tetangganya. Tanpa pencegahan sejak dari hulu, sampah-sampah tersebut akan bermuara ke sungai-sungai dan berakhir di laut.

 

 

Bersih2 Sampah
(Kegiatan bersih-bersih sampah jelang peluncuran GASS akhir Desember 2019. Foto : Dok Malang Inspirasi)
Tumpukan Sampah di Saluran Pembuangan Air
(Tumpukan sampah yang didominasi limbah plastik di saluran pembuangan air. Jika tak terus menerus ditangani, sampah-sampah ini berpotensi menyumbat jalannya air sehingga dapat memicu banjir. Foto : Dok Malang Inspirasi)

Karena berada di dataran tinggi, persoalan limbah sampah di Kota Malang khususnya, tentu akan berdampak pada daerah-daerah lain di sekitarnya. Sebagian sampah yang “luput” dari gerakan pembersihan (baca : GASS), cepat atau lambat akan terbawa arus air ke wilayah-wilayah lain yang lebih rendah, sesuai dengan sifat air.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *