Malanginspirasi.com, Surabaya – Penutupan penerbangan dari dan ke China yang mulai resmi diberlakukan Rabu (5/2), bakal berdampak pada dunia industri dan pariwisata di Jawa Timur, tak terkecuali di Malang. Penutupan penerbangan tersebut dilakukan demi mencegah merebaknya Virus Corona di Indonesia, khususnya di Jatim.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto di Surabaya. Ia menyebutkan penutupan penerbangan dari dan ke China dipastikan akan memberikan dampak buruk bagi dunia industri dalam negeri, utamanya dari sektor pariwisata. Apalagi jumlah wisatawan dari China atau Tiongkok yang masuk Jatim sangat besar.

“Ini memang harus dilakukan, meskipun keputusan ini berat. Sebab memberikan dampak buruk bagi dunia industri dalam negeri, utamanya dari sektor pariwisata,” kata Adik sebagaimana dilansir laman resmi Kadin.

“Wisatawan dari China memang terbesar, yang jelas ya turun drastis. Tapi demi melindungi masyarakat itu harus dilakukan,” tegas Adik.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto

(Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto)

Adik mengatakan, dari data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan bahwa jumlah wisatawan dari China yang masuk melalui pintu masuk Bandara Juanda pada Desember 2019 adalah terbesar ketiga setelah Malaysia dan Singapura.

Tercatat jumlah kunjungan wisman China ke Jatim sepanjang 2019 mencapai 23.930 kunjungan. Jumlah itu naik 88,63 persen dibandingkan 2018 yang hanya 12.686 kunjungan.

“Khusus pada bulan Desember 2019, dari total jumlah wisatawan yang masuk Jatim yang mencapai 20.546 kunjungan, wisatawan yang berkebangsaan Tiongkok mencapai sebanyak 1.911 kunjungan atau turun sebesar 3,58 persen dibandingkan November 2019,” ujarnya.

Sementara wisatawan berkebangsaan Malaysia mencapai 6.554 kunjungan atau turun 13,13 persen dan wisatawan berkebangsaan Singapura mencapai 3.149 kunjungan atau naik 34,80 persen.

“Tapi dugaan saya krisis Virus Corona ini tidak akan lama. Harapan kami, Tiongkok secepatnya bisa mengatasi masalah itu,” katanya.

Baca Juga : Terkait Virus Corona, Disparbud Kabupaten Malang Kirim Surat Edaran ke Pokdarwis

Ia berharap, Indonesia, utamanya Jatim bisa menjadi alternatif tujuan wisata bagi wisatawan mancanegara yang ingin berlibur ke China. Karena potensi pariwisata di Indonesia sangat besar. Keindahan Indonesia tidak kalah dengan China, mulai dari wisata alam hingga wisata belanja yang tersedia.

“Harapannya juga, wisatawan dari seluruh dunia yang batal ke China bisa masuk Indonesia,” tutup Adik.