fbpx
Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang Gali Sejarah Kota Malang Melalui Workshop dan Lomba Penulisan
Malanginspirasi.com, Regent’s Park Hotel – Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang menggelar Workshop dan lomba penulisan konten lokal. Tema yang diangkat adalah “Eko-Sosio-Kultura Lokal Kota Malang dalam Perspektif Historis”. Workshop dan lomba penulisan tersebut diikuti oleh puluhan peserta baik dari kalangan mahasiswa, siswa dan budayawan.

Dalam sambutannya, Walikota Malang, Sutiaji menyampaikan workshop penulisan tersebut nantinya akan diarahkan untuk menggali kembali sejarah kota Malang secara makro. Misalnya, penggalian nama-nama lawas dari jalan atau daerah yang ada di kota Malang.

“Hari ini kita berkumpul dalam rangka ingin membingkai kembali terkait sejarah kota Malang. Karena saya yakin sejarah kota Malang ini jauh berbeda dengan kota daerah lain,” ujarnya saat memberikan pengarahan di Regent’s Park Hotel, Rabu (19/2).

Walikota berharap agar masyarakat jangan sampai merasa asing dengan lingkungannya sendiri. Sesuai komitmennya, Sutiaji ingin membangun anak yang berkarakter, salah satunya anak-anak diharapkan mampu memahami apa yang dulu pernah terjadi dan mengenang nilai kesejarahan di lingkungannya.

“Makanya saya ingin mulai dari jajanan sampai pada asal usul nama desa atau jalan di investigasi kembali. Sehingga harapan saya ketika karya tulis dari anak-anak ini muncul, sudah bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjutnya, para pemuda kedepan akan mempunyai jiwa bahwa dia harus menghormati karya-karya jaman dulu yang sebenarnya spektakuler. Terlebih saat ini kita sudah masuk pada revolusi industri 4.0, dimana jika generasi muda tidak kita bentengi dengan sejarah seperti ini maka karakter dan jati diri bangsa akan tergerus.

“Ketika semua karya tulisan sudah masuk semua, nanti akan menjadi buku sejarah dan menjadi acuan bagi orang yang datang ke Malang,” tegas Walikota.

Baca Juga : Sutiaji Harapkan Festival Kios Jadoel Jadi Event Penopang Wisata Kota Malang

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, Suwarjana menyampaikan tema khasanah lokal diambil untuk mengangkat setiap wilayah yang di miliki Kota Malang. Dengan 57 kelurahan yang ada di Kota Malang, nantinya setiap peserta yang lolos akan bisa membuat tulisan dari masing-masing kelurahan.

Suwarjana, Kadinas Perpus & Arsip Kota Malang
(Suwarjana, Kadinas Perpustakaan dan Arsip Kota Malang)

“Jadi nanti dari sekian banyak peserta akan kami ambil 57 besar yang akan menulis terkait khasanah lokal dari 57 kelurahan yang ada di kota Malang,” jelasnya.

Nantinya menurut Suwarjana, hasil karya tulis tersebut akan dicetak oleh dinas perpustakaan. Ini akan digunakan sebagai tambahan untuk koleksi buku literasi di perpustakaan Kota Malang. Apalagi, koleksi muatan lokal di Perpustakaan Kota Malang masih terhitung minim.

“Dari 192 ribu judul buku koleksi perpustakaan kota Malang, yang berisi tentang muatan lokal masih minim sekali. Workshop dan lomba karya tulis inilah sebagai pendukung untuk mengawali pembuatan tulisan muatan lokal,” pungkasnya.