fbpx
UBTV Gelar Malam Penghargaan Brawijaya Television Awards 2020
Malanginspirasi.com, UB – Memasuki usia ke 6 tahun, UBTV sebagai televisi komunitas pendidikan di Indonesia, menyelenggarakan perhelatan perdana penganugerahaan televisi komunitas pendidikan bertajuk Brawijaya Television Awards 2020 dengan memberikan penghargaan kepada insan pendidikan dan pertelevisian yang terbagi dalam 8 kategori.

Almarhum Munir Said Thalib menjadi salah satu penerima penghargaan Brawijaya Television Awards 2020 kategori Inspiring Award. Sebagai alumni Universitas Brawijaya, almarhum dinilai memiliki kontribusi besar bagi civitas akademika, bangsa dan negara.

Tujuh kategori penghargaan lainnya berturut-turut diperoleh Gebyar Brawijaya Qur’an (The most popular event of 2019), Paduan Suara Mahasiswa UB (The most popular UKM), BEM FISIP (The most popular BEM Fakultas), Disparbud Kabupaten Malang (The most collaborated institution), FISIP (The most informative faculty), Vetro Coffee Shop (Inspiring Enterpreneur), Bincang Pariwisata (The most favorit UBTV program).

Penghargaan kepada Almarhum Munir yang Diwakili Anaknya
(Ketua IKA UB Prof. Ahmad Erani Yustika, memberikan penghargaan kepada almarhum Munir yang diwakili oleh putranya. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Direktur UBTV, Dr. Riyanto, MHum, menyampaikan sekarang ini UBTV memang masih menayangkan dunia pendidikan murni. Tapi nanti setelah Universitas Brawijaya (UB) telah menjadi PTNBH mau tidak mau UBTV harus mengadopsi dari keinginan masyarakat termasuk yang sudah sepuh-sepuh karena UBTV juga diharapkan ada acara klenengan, ketoprak maupun wayang.

“Kedepannya UBTV akan menimbang kembali, berapa persen penayangan untuk dunia pendidikan dan berapa persen untuk masyarakat umum,” jelasnya ditemui usai acara penghargaan BTA 2020, Jumat malam (14/2).

“Nanti akan kita setting agar cara-acaranya tak hanya bisa untuk milenial, tapi juga bisa untuk orang-orang tua,” imbuhnya.

Baca Juga : Brawijaya Television Awards Gelar Kompetisi Video Pendek dan Re-design Logo UBTV

Disampaikan Riyanto, kedepan UBTV harus bisa menjadi TV pendidikan yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Menurutnya untuk saat ini televisi di Indonesia masih kurang dalam penayangan dunia pendidikan dan kebangsaan. Oleh karenanya Idealisme UBTV sebagai TV pendidikan harus dijunjung tinggi.

“Dari pihak Kominfo sendiri sepakat mengatakan bahwa UB TV sebagai centernya TV kampus. Sehingga tidak salah bahwa banyak kampus-kampus dari Indonesia Barat sampai Timur sudah datang ke UBTV untuk belajar membuat televisi,” sebutnya.

Pemberian Penghargaan kepada Pemenang Lomba Logo
(Pemberian penghargaan kepada pemenang lomba logo BTA 2020. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Sementara itu, Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS berharap agar UB TV nantinya harus menjadi televisi yang mandiri dan bisa berkontribusi positif bagi universitas.

“Alhamdulillah dalam HUT UBTV kali ini tidak dibiaya oleh universitas. Kedepan tidak hanya tidak dibiayai oleh universitas tetapi juga harus bisa menghasilkan uang. Karena UB tahun 2020 ini Insyallah akan menjadi universitas Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH),” terangnya.

Dengan demikian, ia menambahkan, UBTV akan menjadi televisi tidak lagi hanya berkutat di dalam kampus atau tidak hanya bersiaran di Malang Raya. Namun juga sudah menjadi TV yang sifatnya komersial.

Rektor UB Berfoto Bersama Para Pemenang BTA 2020
(Rektor Universitas Brawijaya berpose bersama para pemenang Brawijaya Television Awards 2020. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Baca Juga : “Kolam Renang Pertalite” Juarai Kompetisi Video Pendek UBTV

Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian hadiah kepada pemenang lomba video pendek dan redesign logo UB. Video berjudul “Kolam Renang Pertalite” keluar sebagai pemenang Best Short Movie dan video berjudul “Semua Tentang Kedamaian” pemenang Favorite Short Movie.

Sedangkan pemenang Lomba redesign logo berhasil diraih Ihza Faizal Amien (Juara 1), Aldi Adi Saputro (Juara 2) dan Dio Fernadi (Juara 3).