fbpx
Gelar Lokakarya, UM Fokus Perbaiki Peringkat di UI Green Metric
Malanginspirasi.com, UM – Universitas Negeri Malang (UM) terus berupaya memperbaiki peringkatnya di UI Green Metric untuk dapat menjadi Green and Sustainability Campus. Salah satunya dengan mengadakan lokakarya UI Green Metric dengan meghadirkan langsung Vice Chairman of UI Green Metric, Dr. Nyoman Suwartha, ST, MT, sebagai pembicara di Graha Rektorat UM, Selasa (10/3).

Ketua Green Campus UM, Vivi Novianti, menjelaskan, sebenarnya UM sudah mengikuti pemeringkatan UI Green Metric sejak tahun 2017. Namun sampai saat ini peringkat UM masih kurang memuaskan karena masih banyak kekurangan. Pada tahun 2019 kemarin, dari 780 universitas di dunia yang ikut yang mengikuti pemeringkatan UI Green Metric, UM masih berada di peringkat 717. Sehingga harus banyak digenjot untuk perbaikannya.

“Oleh karena itu kita coba datangkan ahlinya yaitu Pak Nyoman. Jadi kita coba pelajari apa saja substansi maupun teknis UI Green Metric,” jelasnya.

Sejauh ini UM masih melakukan langkah-langkah kecil seperti memberikan sosialisasikan kepada mahasiswa baru tenteng green campus. Kemudian di hari bumi coba mengumpulkan sampah.

“Jadi ke depan program ini akan dimulai dengan sosialisasi internal dan eksternal. Misalnya 5 km dari kampus kita sosialisasikan bahwa UM punya gerakan green campus dengan mengajak masyarakat sekitar untuk tidak menggunakan plastik dan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Ke depan, Vivi menambahkan, pihaknya mempunyai rencana untuk membuat tempat parkir yang difokuskan di luar. Sehingga nanti di dalam kampus akan difasilitasi dengan sepeda.

Saat ini programnya masih disusun dan kalau di setujui akan diajukan pada tahun 2021.

“Tahun ini kita coba adakan lokakarya, sosialisasi dan internal eksternal agar warga kampus maupun masyarakat sekitar tidak lagi berpikir bahwa green campus itu hanya melulu soal pohon saja. Tetapi semuanya termasuk manajemen dan perilaku orangnya,” ungkap Vivi.

“Jadi target kami itu paling tidak jangka panjang 5 tahun perilaku orang sudah berubah,” tegasnya.

Suasana Lokakarya di UM
(Lokakarya UI Green Metric di Universitas Negeri Malang (UM). Foto : ANC/Malang Inspirasi)

Baca Juga : Jaring Drainase Efektif Tampung Sampah Plastik di Saluran Pembuangan Air

Sementara itu, Vice Chairman of UI Green Metric, Dr. Nyoman Suwartha, ST, MT menyebutkan bahwa ada enam indikator yang menjadi penilaian dalam UI Green Metric.

Yang pertama tentang setting dan infrastruktur, artinya lokasi kampusnya dimana, kemudian bagaimana perbandingan antara ruang terbuka hijaunya dibandingkan dengan luas bangunan.

Kemudian yang kedua berkaitan dengan energi dan climate change, apakah ada upaya untuk membangun energi terbarukan seperti solar panel dan sebagainya.

Selanjutnya yang ketiga berkaitan dengan pengolahan limbahnya apakah ada composting dan pengelolaannya seperti apa.

Indikator keempat lebih kapada konservasi air dan indikator kelima terkait green transportation. Misalnya memakai sepeda, mobil listrik, motor listrik atau bisa juga melakukan pengurangan pembatasan pemakaian kendaraan pribadi.

Nyoman Suwartha
(Vice Chairman of UI Green Metric, Dr. Nyoman Suwartha, ST, MT. Foto : ANC/Malang Inspirasi)

“Kemudian indikator yang terakhir adalah pendidikan dan riset. Dengan cara melihat bagaimana kebijakan atau komitmen universitas terkait masalah Green dan sustainablility, sampai di mana apakah melibatkan sampai ke mata kuliahnya atau tidak. Kemudian penelitiannya seberapa banyak yang berkaitan dengan green dan sebagainya,” pungkasnya.