fbpx
Upaya UM Cegah Covid-19 di Lingkungan Kampus

Malanginspirasi.com, UM – Berbagai upaya terus dilakukan Universitas Negeri Malang (UM) untuk mencegah mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di lingkungan kampus. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan desinfektan.

Tim satgas Covid-19 UM, dr. Erianto, menyebutkan, penyemprotan di UM dilakukan untuk disinfeksi atau pembersihan dari kuman, termasuk virus corona di seluruh wilayah UM. Sebab virus penyebab Covid ini mudah sekali menyebar dan berpotensi untuk ‘hinggap’ di alat dan tempat kerja. Sehingga perlu dilakukan disinfeksi.

“Harapannya tentu supaya UM ini terbebas dari segala kuman maupun virus, khususnya Covid-19,” ucapnya saat dihubungi via WA, beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, waktu penyemprotan dilakukan secara periodik, bergantian antar unit dan fakultas. Tapi memang diprioritaskan terlebih dulu area publik yg berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, seperti masjid, poliklinik dan rektorat.

“Penyemprotan kami jadwalkan dilakukan hingga tgl 31 Maret 2020,” sebutnya.

Baca Juga : Antisipasi Mewabahnya Covid-19, ITN Malang Semprotkan Disinfektan dan Produksi Hand Sanitizer

Lebih lanjut, Erianto, berharap semua warga UM di mana pun berada, juga melakukan desinfeksi di tempat tinggalnya masing-masing. Caranya mudah, karena Iarutan disinfeksi bisa dibuat memakai bahan dasar larutan pembersih lantai yang diencerkan bersama air bersih dengan perbandingan Iarutan : air : 1:10.

“Setelah cairan desinfektan jadi, kemudian tinggal disemprotkan atau dioleskan di tempat yg biasa disentuh manusia. Selanjutnya usap menggunakan tisu kering dan biarkan mengering hingga satu jam. Selepas itu silahkan beraktifltas seperti biasa,” terangnya.

“Hal ini bisa dilakukan sehari sekali. Saya kira sudah cukup,” imbuhnya.

Petugas Menyemprotkan Disinfektan
(Penyemprotan disinfektan di lingkungan kampus UM akan dilakukan hingga akhir Maret. Foto : Ist)

Virus Covid-19 mungkin sudah ada disekitar kita, tanpa disadari. Untuk itu selalu cuci tangan dengan sabun setiap sebelum dan sesudah beraktifitas. Hindari kontak dengan orang lain serta makan makanan bergizi agar sistem kekebalan tubuh kuat melawan virus, Erianto menambahkan.

Baca Juga : Lakukan Tes Corona Saat Muncul Gejala Atau Kontak Langsung dengan Pasien Positif

Sementara itu, Kasubag Rumah Tangga UM Faul Hidayatunnafiq, S.Kom, menyebutkan bahwa penyemprotan dilakukan secara berkala di semua lokasi sesuai dengan jadwal. Tapi bisa juga dipercepat.

“Minggu depan sudah mulai periode dua penyemprotan untuk diulang lagi. Khusus untuk masjid, karena konsentrasi masanya tinggi, dalam satu minggu dilakukan penyemprotan dua kali,” ungkapnya.

Bahan aktif yang disemprotkan berupa cairan karbol atau hipoklorit, ujar Faul.