UB Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Mahasiswanya yang Terdampak Wabah Corona

  • Whatsapp
UB Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Mahasiswanya yang Terdampak Wabah Corona
(Pembagian sembako yang dilakukan secara simbolis di Gedung Kebudayaan Mahasiswa (GKM) UB. Foto : Ist)
Malanginspirasi.com, UB – Sebagai bentuk dukungan Universitas Brawijaya (UB) kepada para sivitasnya ditengah pandemi Covid-19, ratusan paket sembako dibagikan kepada mahasiswa UB yang masih berada di Malang.

Mengawali kegiatan tersebut sebanyak 50 paket sembako telah dibagikan kepada 50 orang mahasiswa UB secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim , M.Si, Selasa kemarin (7/4) di Gedung Kebudayaan Mahasiswa (GKM) UB.

Disampaikan Abdul Hakim, pembagian ratusan paket sembako tersebut bertujuan untuk tetap menjaga kualitas asupan nutrisi bagi mahasiswa UB yang masih berada di Malang.

Read More

“Pembagian paket sembako ini dalam 3 termin hingga 15 Mei 2020 dengan tetap menerapkan prinsip physical distancing. Tapi untuk awal, secara simbolis diberikan kepada 50 orang mahasiswa dulu,” jelasnya.

Paket yang diterima oleh mahasiswa terdiri atas beras 5 kilogram, telur ayam 500 gram, kecap manis, minyak goreng, mie instan, teh celup dan abon sapi.

Sementara itu dihubungi via Whatshapp, Rabu (8/4), Kepala biro pusat komunikasi dan informasi EM UB, Taftian, menyebutkan penerima paket sembako diprioritas untuk mahasiswa yang berada di Malang dan yang tidak mampu, serta sudah mengisi form.

Mekanismenya, mahasiswa lebih dulu harus mengisi form yang sebelumnya sudah dipublikasikan di OA em_ubofficial. Selanjutnya data dari mahasiswa akan divalidasi oleh Advokesma.

“Setelah data dinyatakan valid, maka mahasiswa yang mengisi form akan dihubungi melalui WhatsApp oleh Advokesma mengenai waktu pembagiannya. Lalu bahan sembako akan diantarkan ke rumah atau tempat kos mahasiswa yang bersangkutan,” terangnya.

Persiapan Pembagian Sembako
(Ratusan sembako yang disiapkan pihak kampus untuk dibagikan kepada para mahasiswa UB yang masih berada di Malang. Foto : Ist)

Lebih lanjut dihubungi via telepon, Menteri Advokesma EM UB 2020, Giovanni Gavin Gunason, mengatakan, pada gelombang pertama ini, ada sebanyak 400 paket sembako yang didistribusikan secara bertahap sampai dengan hari Jumat. Paket sembako tersebut diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan pangan mahasiswa selama dua bulan.

“Sampai sekarang yang sudah mengisi form sekitar 4.000 mahasiswa. Tapi di gelombang pertama kita bagikan 400 paket sembako dulu,” sebutnya.

Sedangkan untuk gelombang kedua dan ke tiga mengikuti data yang masuk ke kita, imbuhnya.

Baca Juga : Bantuan Paket Sembako dan APD, Wujud Kepedulian UM Terhadap Dampak Corona

Selain mahasiswa perantau atau yang berasal dari luar Malang, mahasiswa asli Malang juga bisa mendapatkan sembako dengan ketentuan mereka benar-benar dalam kesulitan ekonomi terkena dampak Covid-19. Namun tetap di utamakan yang berasal dari luar Malang.

Penyerahan Paket Sembako utk Mahasiswa UB
(Giovanni Gavin Gunason menyerahkan bantuan paket sembako kepada salah seorang mahasiswa UB. Foto : Ist)

“Semoga wabah Covid-19 bisa segera berakhir. Dan diharapkan dengan adanya bantuan paket sembako ini para mahasiswa dapat belajar dari rumah atau tempat kosnya dengan tenang tanpa perlu memikirkan lagi mau makan apa besok,” harapnya.

Disebutkan, pembagian paket sembako ini merupakan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Infak Sedekah Universitas Brawijaya dengan Bagian Kemahasiswaan. Pembagian paket akan diupayakan semaksimal mungkin dengan tetap menerapkan physical distancing untuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *