Malanginspirasi.com – Bertempat di Gedung Widya Bhakti, Jl. Guntur No. 1 Malang, Selasa (25/8) dilakukan silaturahmi Walikota Malang dengan para tokoh agama. Dalam waktu dekat juga direncanakan untuk mengunjungi beberapa tempat ibadah di Kota Malang. 

Turut hadir mendampingi adalah Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sri Winarni.

Dalam arahannya, Walikota Sutiaji menyampaikan ucapan terima kasih atas peran serta keuskupan gereja katedral dalam rangka mensukseskan pembangunan di Kota Malang.

“Peran serta keuskupan gereja katedral dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas antara jemaatnya merupakan wujud sumbangsih yang besar bagi Kota Malang” ujar Walikota Sutiaji.

Ia berharap, keuskupan gereja katedral juga berkolaborasi dengan FKUB Kota Malang agar program kerjanya selaras dan mampu memberikan dampak positif pada masyarakat.

“Pada kesempatan ini, saya harapkan akan banyak masukan dan saran dari bapak uskup dan para romo agar nantinya dapat dijadikan landasan bagi pengambilan kebijakan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Salah satu yang menjadi perhatian dari dialog tersebut adalah permintaan para romo akan insentif dari Pemkot Malang yang dapat diterima oleh guru sekolah minggu serta permohonan bantuan tenaga Dispendukcapil saat pelaksanaan pernikahan di gereja. Hal ini agar lebih memudahkan dalam pengurusan administrasi selama masa pandemi.

Baca Juga : Kearifan Lokal Jauhkan Kita dari Sawan dan Pagebluk

Sementara itu, Uskup Keuskupan Malang, Monsiyur Hendricus Pidyarto Gunawan Ordo Carmel memberikan apresiasi yang tinggi pada Walikota Malang beserta jajarannya yang telah melakukan banyak kegiatan positif bagi jemaatnya sebagai warga Kota Malang.

“Silaturahmi yang digelar hari ini merupakan salah satu wujud nyata jalinan kedekatan Bapak Walikota dengan jemaat,” katanya.

“Kedepan saya berharap kegiatan ini dapat berjalan secara ajek agar saran dan uneq-uneq para jemaat dapat tersampaikan pada Pemkot Malang,” tandasnya.

Putaran silaturahmi akan terus berlangsung secara bergiliran sampai dengan tanggal 15 September 2020 mendatang. Setelah ini akan dilakukan kegiatan serupa di sejumlah tempat ibadah seperti di Vihara, Gereja Sidang Jemaat Allah “Shalom”, Klenteng Eng An Kiong dan Pura Lesanpuro. (YOK)