10 Bahan Berbahaya dalam Produk Kosmetik

Malanginspirasi.com – Kosmetik sudah menjadi bagian dari kebutuhan pokok kaum hawa. Di pasaran banyak sekali ditemukan kosmetik berbagai merk dan jenis dari harga yang paling murah hingga jutaan rupiah.

Membuat riasan pada wajah bisa jadi menjadi proses yang rumit. Tapi tahukah Anda jika pembuatan produk kosmetik juga tak kalah rumit?

Sebagai konsumen mungkin tidak mengetahui kesulitan dalam proses pembuatan dan pengembangannya. Meracik dan menentukan zat apa yang bisa menyatu dengan warna kulit dan menutupi ketidaksempurnaan wajah bukanlah perkara mudah.

Model menggunakan produk kosmetik
(Cermati betul bahan-bahan untuk produk kosmetik agar tidak malah menimbulkan masalah kesehatan lainnya. Foto: Pexels)

Pembuatan kosmetik terkenal memiliki daftar bahan yang panjang. Membuat produk kosmetik yang bermutu secara bertanggung jawab berarti menghindari bahan-bahan yang umum digunakan tetapi sangat berbahaya dalam jangka panjang. Sayangnya, banyak produsen yang masih saja memasukkan bahan berbahaya ke dalam kandungan kosmetik.

Berikut 10 bahan berbahaya yang sering terdapat dalam produk kosmetik.

1. Pewarna Tar Batubara (Coal Tar)

Tar batubara berpotensi mengandung logam berat dan apabila diserap oleh kulit serta dibawa melalui aliran darah dapat menjadi racun bagi otak.

Memasukkan para-phenylenediamine dan logam ke dalam tubuh juga dapat menyebabkan kanker.

2. Pengawet yang melepaskan Formaldehida

Bahan pengawet seperti DMDM hydantoin dan imidazolidinyl urea melepaskan formaldehida, ketika pengawet ini digunakan dalam kosmetik. Formaldehida yang dikandungnya membuat kontak langsung dengan kulit menyusup ke dalam selaput lender.

3. Parfum

Wewangian berbahan kimia yang berlebihan dalam kosmetik bisa sangat beracun bagi manusia. Jika pun diberikan secukupnya dapat mempengaruhi otak, memicu alergi, atau menyebabkan asma.

Parfum bisa picu alergi
(Bahan-bahan yang terkandung dalam parfum terkadang bisa memicu alergi. Image : Getty Images)

4. Paraben

Para ahli kesehatan telah mulai meneliti bahaya paraben dalam berbagai produk kosmetik komersial. Penelitian menunjukkan paraben bisa menyebabkan gangguan endrokin serta kemungkinan gangguan pada system reproduksi pria.

5. BHA dan BHT

Dua bahan ini adalah satu set pengawet yang berpotensi berbahaya bagi tubuh manusia jika tertelan atau terserap dan dapat mengganggu endokrin. Penelitian sedang dilakukan untuk memverifikasi apakah BHA juga bisa menyebabkan kanker.

6. Nitrosamin

Dalam takaran yang tepat, bahan kimia yang umum digunakan dalam pelembab dan sampo ini dapat bereaksi dengan bahan kimia lain untuk membentuk nitrosamin. Nitrosamin berbahaya bagi manusia dan hewan serta dapat menyebabkan kanker.

Ikan asin
(Nitrosamin juga sering digunakan untuk proses pembuatan ikan asin. Foto: 123rf)

7. Triclosan

Meskipun tidak secara langsung beracun, bahan kimia ini digunakan dalam kosmetik anti bakteri seperti pembersih, antiperspirant, dan pasta gigi. JIka digunakan secara berlebihan dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik.

8. Natrium Laureth Sulfat

Natrium Laureth Sulfat rentan terhadap kontaminasi oleh 1,4-dioxane yang dapat memicu kanker pada paparan yang berlebihan

9. Petrolatum

Biasa digunakan pada produk yang menambah kilau seperti produk rambut berkualitas salon, lip balm, dan pelembab. Petrolatum dapat terkontaminasi dengan hidrokarbon aromatic polisklik yang bisa memicu kanker.

Menggunakan pelembab bibir
(Petrolatum banyak ditemui dalam produk pelembab bibir. Foto: Getty Images)

10. Siloksan

Zat ini mempunyai efek yang mirip paraben. Biasa ditemukan dalam kosmetik yang melembutkan, menghaluskan, dan melembabkan berbagai bagian tubuh. Siloksan dapat menyebabkan masalah reproduksi dan gangguan endokrin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *