Yume Donut Hadirkan Inovasi Donat Labu Kuning Pertama di Malang

Malanginspirasi.com – Dunia kuliner Kota Malang kembali diramaikan oleh inovasi baru di sektor dessert. Yume Donut, brand donat berbahan dasar labu kuning, sukses menarik perhatian pecinta kuliner sejak pertama kali beroperasi enam bulan lalu.

Yume Donut yang merupakan sister brand dari Moody Mood Bakers ini mengusung konsep donat yang tidak terlalu manis dan cocok untuk semua kalangan.

Supervisor Yume Donut, Febrina, menjelaskan bahwa Yume Donut lahir dari keinginan owner untuk menghadirkan produk donat yang berbeda dari kebanyakan donat kentang atau donat berbahan tepung yang sudah umum di pasaran.

“Donat kami base-nya dari labu kuning. Labu itu secara alami sudah manis, jadi kita nggak perlu bikin donat yang over manis dari topping atau krim. Kuningnya pun asli dari labu, bukan dari pewarna,” ujar Febrina saat ditemui di kawasan Merjosari, Selasa (23/12/2025).

Yume Donut Hadirkan Inovasi Donat Labu Kuning Pertama di Malang
Supervisor Yume Donut, Febrina, ditemui di outlet Merjosari, Selasa (23/12/2025). (Anggraeni Juwita)
Daya Tarik Yume Donut

Salah satu keunggulan utama Yume Donut terletak pada teksturnya. Menurut Febrina, donat berbahan labu kuning memiliki karakter yang lebih fluffy dibandingkan donat kentang.

Bahkan ketika disimpan di dalam kulkas, donat tetap lembut dan tidak mengeras.

“Kebanyakan roti kalau masuk kulkas kan keras. Tapi donat kami malah lebih enak kalau dingin. Krimnya jadi lebih adem, donatnya tetap fluffy,” katanya.

Kondisi tersebut membuat sebagian pelanggan memilih menyimpan Yume Donut di dalam kulkas sebelum dikonsumsi.

Selain itu, banyak pelanggan menilai donat tetap lembut meski tidak menggunakan bahan pengawet.

Selain tekstur, kualitas krim juga menjadi daya tarik utama. Seluruh krim di Yume Donut dibuat sendiri dari awal dan disesuaikan dengan masing-masing varian rasa.

Baca Juga:

Moody Mood Bakers, Surga Dessert dan Kue Lebaran di Kota Malang

Untuk varian blueberry, misalnya, krim dibuat dari buah blueberry asli. Begitu pula varian orange yang menggunakan jeruk asli tanpa tambahan pewarna buatan.

“Krim kita benar-benar homemade, bukan whipped cream instan. Jadi nggak perlu pakai pewarna tambahan. Semua warna dan rasa keluar dari bahan aslinya,” jelas Febrina.

Konsep homemade inilah yang menjadi nilai lebih Yume Donut di mata pelanggan.

Selain rasanya yang ringan dan tidak terlalu manis, konsumen juga merasa lebih aman karena donat dibuat tanpa bahan pengawet dan menggunakan bahan alami.

Yume Donut Hadirkan Inovasi Donat Labu Kuning Pertama di Malang
Salah satu staff sedang mempersiapkan donat. (Anggraeni Juwita)

Hal ini memperkuat citra Yume Donut sebagai dessert ringan yang dapat dinikmati oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Outlet Yume Donut

Saat ini, Yume Donut telah memiliki dua outlet. Outlet pertama beroperasi sejak Juli 2025 di Jalan Ranugrati No. 31, Sawojajar.

Sementara outlet kedua baru dibuka sekitar satu bulan lalu di Vivacity Kuliner, Merjosari.

Kedua outlet tersebut buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Meski tergolong brand baru, antusiasme pelanggan terbilang tinggi. Dalam satu hari, Yume Donut mampu menjual sekitar 300 hingga 400 donat.

Bahkan dalam kondisi ramai, stok donat kerap habis dalam waktu setengah hari sehingga pihak toko harus melakukan pengiriman stok tambahan dari dapur pusat.

“Donat kita selalu fresh hari itu juga. Kita nggak pernah simpan sampai beberapa hari karena memang nggak pakai bahan pengawet,” tegas Febrina.

Dari sisi harga, Yume Donut dibanderol mulai Rp7.000 hingga Rp20.000 per pcs, tergantung varian. Pilihan rasa yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari rasa umum hingga varian unik.

Yume Donut Hadirkan Inovasi Donat Labu Kuning Pertama di Malang
Varian menu yang disediakan Yume Donut. (Anggraeni Juwita)

Untuk kategori best seller, Febrina menyebut Magical Series dan Mochi Donut sebagai favorit pelanggan.

Magical Series terdiri dari varian seperti strawberry cheesecake, ichigo matcha, tiramisu, berry blitz, orange, hingga earl grey.

Sementara mochi donut menawarkan kombinasi tekstur mochi di bagian luar dan donat di dalam, dengan isian krim cokelat, vanilla, atau taro.

Melalui penggunaan bahan alami dan proses produksi tanpa pengawet, Yume Donut menawarkan pilihan donat alternatif bagi masyarakat Malang.

Dengan dua outlet yang telah beroperasi dan tingkat penjualan harian yang stabil, Yume Donut menunjukkan potensi pertumbuhan di tengah persaingan industri kuliner lokal.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *