Thailand: Melati untuk Ibu

Hari Ibu di Thailand dirayakan setiap tanggal 12 Agustus, bertepatan dengan ulang tahun Ratu Sirikit, Ibu Negara Thailand.
Melati menjadi simbol cinta dan kesucian ibu, dan masyarakat sering memberikan bunga melati kepada ibu mereka. Hari ini juga diwarnai dengan upacara keagamaan dan kegiatan amal.
Prancis: Kue Berbentuk Bunga
Di Prancis, “Fête des Mères” atau Hari Ibu dirayakan pada akhir Mei atau awal Juni. Anak-anak memberikan bunga dan hadiah kepada ibu mereka. Makan malam keluarga juga menjadi tradisi, seringkali disertai kue berbentuk bunga untuk menghormati ibu.
Bagaimana dengan Indonesia?
Di Indonesia, Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember dan memiliki sejarah yang unik. Awalnya, Hari Ibu diresmikan pada tahun 1938 untuk mengenang Kongres Perempuan Indonesia I yang diadakan di Yogyakarta pada tahun 1928.
Kongres ini menjadi simbol perjuangan perempuan Indonesia dalam meningkatkan peran mereka di masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan keluarga.
Hari Ibu di Indonesia bukan hanya tentang penghormatan kepada ibu sebagai individu, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan emansipasi perempuan.
Pada hari ini, anak-anak memberikan bunga, hadiah, atau ucapan kasih sayang kepada ibu mereka. Selain itu, banyak organisasi dan sekolah mengadakan acara seperti lomba masak atau kegiatan seru lainnya untuk merayakan peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.
Indonesia menjadikan Hari Ibu sebagai momen penting untuk menghargai jasa dan pengorbanan ibu, sambil mengenang peran perempuan dalam sejarah bangsa.
Kesimpulan
Setiap negara memiliki cara unik untuk merayakan Hari Ibu, mencerminkan budaya dan tradisi mereka. Dari bunga melati di Thailand hingga lomba memasak di Indonesia, Hari Ibu adalah momen istimewa untuk menghormati peran ibu di seluruh dunia. Bagaimana kamu akan merayakan Hari Ibu tahun ini?







