Konseling Kelompok UIN Malang Warnai Hari Kesehatan Mental Dunia

Malanginspirasi.com – Konseling Kelompok UIN Malang digelar oleh Fakultas Psikologi sebagai upaya mendukung kesehatan mental mahasiswa.

Dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia, Jumat (10/10).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies-Mauludiyah ke-64 UIN Malang, yang tahun ini juga menggandeng tim Bimbingan Konseling Fakultas Psikologi.

Ketua Konseling Fakultas Psikologi, Rika Fu’aturosida, S.Psi., M.A., menjelaskan bahwa konseling kelompok ini merupakan bentuk dukungan kampus terhadap kesehatan mental mahasiswa.

“Kami ingin membantu mahasiswa yang sedang mencari solusi atas masalah mereka, baik dalam kehidupan pribadi maupun kelompok. Juga mengajak mereka untuk aware terhadap kesehatan mental mereka,” ujarnya.

Screening Kesehatan Mental

Pelaksanaan konsultasi ini diawali dengan screening melalui barcode yang disebarkan.

Di dalamnya terdapat kuisioner berisi pertanyaan seputar kecemasan, stress, dan emosi dengan skala tertentu.

Hasilnya juga dapat langsung diketahui oleh peserta.

“Dari hasil screening itu nanti akan terlihat apakah seseorang mengalami kecemasan, stress, atau emosi. Juga termasuk golongan ringan, sedang, atau berat,” jelasnya.

Konseling Kelompok UIN Malang Warnai Hari Kesehatan Mental Dunia
Rika Fu’aturosida, Ketua Konseling Fakultas Psikologi UIN Malang. (Fitria Nurul Iman)

Ia juga menerangkan bahwa konseling kelompok difokuskan untuk mahasiswa yang memiliki permasalahan serupa, seperti tingkat stress yang sama.

Dalam satu kelompok nantinya akan didampingi oleh satu konselor.

“Satu konselor bisa mendampingi beberapa konseling dengan masalah yang sama, sehingga mereka bisa saling menguatkan dan belajar dari pengalaman satu sama lain,” lugasnya.

Sedangkan jika ditemukan kasus yang membutuhkan pendampingan lanjutan, peserta akan diarahkan untuk berkonsultasi langsung dengan dosen pembimbing atau tenaga profesional.

Ketua Konseling ini juga menegaskan bahwa program ini bukan sekali jalan. Konseling akan berlanjut hingga permasalahan peserta dinyatakan selesai.

Konselor Siaga Kampus

Selain sebagai bentuk pendampingan, kegiatan ini juga merupakan bentuk promosi kesehatan mental di lingkungan kampus.

“Banyak mahasiswa yang belum menyadari pentingnya kesehatan mental. Lewat konseling kelompok ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa berbagi cerita bukanlah suatu hal lemah, justru itu langkah awal menuju pulih,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi mahasiswa UIN Malang untuk lebih terbuka terhadap isu kesehatan mental. Serta aktif mencari bantuan ketika diperlukan.

Informasi lanjutan terkait program ini dapat diakses melalui akun Instagram resmi Fakultas Psikologi UIN Malang, yakni @psikologi_uinmalang dan @labkonselinguinmlng.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *