Malanginspirasi.com – Minum air mineral sudah menjadi kebiasaan harian semua orang. Dari bangun tidur hingga beraktivitas seharian, air mineral kerap dianggap sebagai solusi praktis untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, benarkah minum air mineral saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mineral harian tubuh?
Dilansir dari ANTARA News, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) Dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, menjelaskan bahwa air mineral memiliki karakteristik dan kandungan mineral alami yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat bahwa setiap jenis air minum memiliki fungsi yang berbeda.
Air Mineral Sebagai Pelengkap
Menurutnya, mineral yang terkandung dalam air mineral bersifat melengkapi, bukan sebagai sumber utama untuk memenuhi kebutuhan mineral harian tubuh secara keseluruhan
Selain itu, berdasarkan penjelasan Kementerian Kesehatan RI melalui Pedoman Gizi Seimbang, kebutuhan mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan kalium sebagian besar harus dipenuhi dari asupan makanan, bukan dari minuman semata.
Dalam konteks ini, air mineral lebih berperan sebagai pelengkap hidrasi serta membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa kandungan mineral dalam air mineral relatif kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan harian tubuh.
Sebagai ilustrasi, kebutuhan kalsium orang dewasa mencapai sekitar 1.000 miligram per hari.
Sementara sebagian besar air mineral umumnya hanya mengandung sekitar 20 hingga 100 miligram kalsium per liter, tergantung pada sumber mata airnya.
Dengan demikian, meskipun seseorang mengonsumsi dua hingga tiga liter air mineral setiap hari, kontribusinya terhadap pemenuhan kebutuhan mineral harian masih tergolong terbatas.
Juga tidak dapat menggantikan peran makanan bergizi seimbang.
Pemenuhan mineral sebaiknya berasal dari makanan bergizi seimbang seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, telur, buah-buahan, dan produk olahan susu.
Makanan-makanan tersebut mengandung mineral dalam jumlah yang jauh lebih signifikan dan mudah diserap tubuh.
Baca Juga:
Benarkah Kopi Mempengaruhi Kesuburan? Ini Bahayanya Bagi Tubuh
Meski demikian, air mineral tetap memiliki manfaat penting.
Mengutip berbagai publikasi kesehatan, kandungan mineral alami dalam air mineral membantu menjaga fungsi otot, kerja saraf, serta keseimbangan cairan tubuh. Terutama bagi orang yang aktif secara fisik.
Para ahli juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada anggapan bahwa semua air mineral memiliki kandungan gizi yang sama.
Berdasarkan penelusuran media kesehatan, tidak semua air mineral kaya mineral, karena kadar mineral sangat bergantung pada sumber mata air dan proses pengolahannya.
Kesimpulannya, minum air mineral setiap hari memang dianjurkan untuk menjaga hidrasi dan kesehatan tubuh.
Namun, air mineral tidak dapat menggantikan peran makanan sebagai sumber utama mineral harian. Untuk hasil optimal, konsumsi air mineral harus dibarengi dengan pola makan sehat dan bergizi seimbang.








