Malanginspirasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengunggah postingan terkait peringatan Hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia dan pengendaliannya di Kabupaten Malang.
Dalam unggahan tersebut, Pemkab Malang menyebut hari TBC Sedunia menjadi momentum untuk masyarakat dalam meningkatkan kesadaran mencegah serta mengendalikan TBC.
“Penyakit ini masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu ditangani bersama melalui deteksi dini, pengobatan hingga tuntas, serta dukungan dari masyarakat,” begitu sebagian isi kutipan tersebut.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang telah mulai melakukan tracing terhadap mereka yang diduga mengidap TBC, mulai Januari sampai November 2025,
Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan X-Ray dan tes cepat molekuler, sebanyak 2.768 warga mengidap positif TBC.
Baca Juga:
Kepala BPBD Kabupaten Malang Paparkan Peta Bencana di Kajian Ramadan Muhammadiyah
Pemkab Malang berkomitmen menurunkan angka TBC lewat penguatan layanan kesehatan, peningkatan skrining serta penemuan kasus.
Strategi penanganan TBC juga terwujud melalui pemanfaatan teknologi seperti pemeriksaan X-Ray dan Tes Cepat Molekuler.
Selain itu, strategi penanganan TBC di Kabupaten Malang termasuk penguatan komitmen daerah dalam pemberantasan TBC serta peningkatn upay promotif dan preventif.
Selain itu, Pemkab Malang juga melibatkan mitra kerja lintas instansi dan intensifikasi layanan kesehatan.
Semua upaya tersebut didukung kolaborasi lintas sektor serta peran aktif tenaga kesehatan dan kader di lapangan.
Pemkab Malang mengusung semangat Hari Tuberkulosis Sedunia bertema ‘Ya! Kita Bisa Akhiri TBC’ dengan mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Selain itu, masyarakat diimbau tak ragu melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala sekaligus mendukung pasien supaya menjalani pengobatan hingga tuntas.







