Malanginspirasi.com – Banyak orang ingin tahu apa itu ‘overthinking’ karena istilah ini memang tren di kalangan gen Z.
Sebenarnya overthinking bukan sekadar kebanyakan mikir namun cenderung memikirkan hal yang sama sampai membangkitkan kekesalan tanpa sebab.
Secara psikologis, overthinking merupakan pola berpikir berlebihan yang terjadi ketika seseorang terjebak dalam analisis tanpa ujung.
Ahli Kejiwaan dari Rumah Sakit Universitas Islam Malang (Unisma), dr. Febria Rike E, Sp.KJ berbagi tentang bagaimana cara menghilangkan kebiasaan ini dan menjalani hidup dengan lebih ringan.
Baca Juga:
Akademisi UB Soroti Child Grooming sebagai Masalah Sosial dan Psikologis
Penyebab Overthinking
Menurut ahli psikologi ini, overthinking bisa disebabkan oleh:
Kecemasan Berlebihan
Pikiran yang sibuk memutar ulang percakapan lama atau memikirkan skenario “bagaimana jika” tanpa henti dapat menimbulkan kecemasan berlebihan. Hal ini mengakibatkan sulit tidur karena pikiran aktif. Yang terparah adalah mencemaskan hal yang belum terjadi
Rasa Tidak Percaya Diri
Perasaan ini membuat individu meragukan setiap keputusan yang ia buat. Bahkan ia meragukan diri sendiri. Muncullah perasaan tidak percaya diri.
Trauma Masa Lalu
Sering memikirkan masa lalu juga dapat memunculkan pemikiran yang sebenarnya tidak perlu. Dari sisi mental, kondisi ini kerap menjadi pintu masuk menuju kecemasan kronis dan depresi.
Tekanan Lingkungan
Dunia kerja yang melelahkan dapat membuat seseorang berpikir berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan mudah lelah tanpa sebab fisik.
Jika dibiarkan, overthinking bisa memicu sejumlah masalah serius.. Secara fisik, tubuh merespons ketegangan pikiran yang terus-menerus dengan sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga sistem imun yang menurun.
Cara Efektif Mengatasi Overthinking
Dampak overthinking juga tidak main-main.
Individu yang sering selalu memikirkan hal berulang-ulang dan tak sadar apa itu overthinking dapat mengalami berbagai masalah.
Masalah tersebut mulai penurunan produktivitas hingga paralysis by analysis atau kondisi seseorang tak mampu bergerak dan mengambil keputusan.
Cara jitu mengatasi overthinking melalui metode BA-TA-S NA-PAS yakni:
BA tasi waktu berpikir
TerimA kenyataan
Sharing, dengan cara menulis atau curhat.
NApas 4-4-4 yakni ambil napas 4 hitungan, simpan dalam mulut 4 hitungan, keluarkan lewat mulut 4 hitungan, beri jeda 4 hitungan.
Profesional atau meminta bantuan ahli
ASah pikiran positif.
Berbeda dari refleksi yang sehat, overthinking tidak menghasilkan solusi namun hanya menciptakan lingkaran kekhawatiran yang melelahkan.







