Malanginspirasi.com – Hasil penelitian Harvard Graduate School selama dua dekade menunjukkan bahwa makan bareng keluarga merupakan tips terbaik mendidik anak.
Penelitian tersebut merangkum bahwa hanya dengan meluangkan beberapa menit setiap hari untuk mematikan layar dan benar-benar terhubung satu sama lain melalui makan bersama dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental semua anggota keluarga yang terlibat.
Sebuah studi tahun 2018 di JAMA Network Open menemukan bahwa makan bersama anggota keluarga terkait dengan pola makan yang lebih baik secara keseluruhan, terutama kalangan remaja.
Remaja yang makan bersama keluarga lebih cenderung mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran serta lebih sedikit makanan cepat saji dan minuman manis.
Pencegahan Depresi
Menurut tinjauan tahun 2015 oleh sekelompok peneliti Kanada, makan malam keluarga yang sering dapat mencegah masalah gangguan makan, penggunaan alkohol dan zat terlarang, perilaku kekerasan, depresi, dan pikiran bunuh diri pada remaja.
Peserta studi perempuan muda sangat mungkin mendapatkan manfaat kesehatan mental yang melindungi dari makan bersama keluarga.
Dan survei tahun 2022 oleh American Heart Association menemukan bahwa 91 persen orang tua melaporkan bahwa keluarga mereka jauh lebih sedikit stres ketika keluarga mereka makan bersama secara teratur.
Pencegahan Masalah Berat Badan
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Pediatrics menemukan korelasi langsung antara frekuensi makan bersama keluarga di masa remaja dan berkurangnya kemungkinan obesitas atau masalah berat badan 10 tahun kemudian.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa keluarga sebaiknya berusaha untuk berkumpul setidaknya satu atau dua kali makan setiap minggu.
Hal ini untuk membantu melindungi anak-anak mereka dari masalah berat badan di kemudian hari.
Peningkatan Rasa Percaya Diri
Rasa aman dari kebersamaan teratur saat makan sebagai keluarga dapat membantu anak-anak merasa lebih percaya diri, menurut para ahli di Stanford Medicine Children’s Health.
Dengan mendorong anak berbicara tentang hari mereka, orang tua yang menanggapi dengan baik akan membuat anak menghargai orang tuanya.
Bahkan hasilnya lebih positif saat anak membantu pekerjaan rumah tangga yang berkaitan dengan waktu makan, baik itu menyiapkan makanan hingga mencuci piring.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi
Sebuah studi Kanada menemukan interaksi sosial dan diskusi tentang isu-isu terkini di meja makan dapat membuat anak-anak menjadi komunikator yang lebih baik.
Hal ini dapat membantu anak menceritakan masalah, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya perundungan dan depresi.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa remaja yang sering makan bersama keluarga akan memiliki keinginan berkomunikasi terbuka dengan orang tua.







