Malanginspirasi.com – Tikus-tikus yang berkeliaran di rumah seringkali membuat jengkel dan resah.
Pasalnya, hewan pengerat satu ini kerap menjadi sumber dari berbagai masalah. Mulai dari merusak barang, mencemari makanan, mengotori lantai, hingga membawa penyakit.
Berdasarkan Data Kemenkes RI bulan Mei 2024, terdapat 367 kasus leptospirosis (penyakit kencing tikus) dengan 42 kematian yang dilaporkan di Indonesia.
Untuk mengatasinya tidak selalu memerlukan bahan kimia keras, lem, atau jepretan. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah, usir atau basmi tikus jadi lebih mudah.
Bahan Usir Tikus

1. Bubuk Kopi
Aroma kuat dari bubuk kopi dapat mengganggu indra penciuman tikus yang sangat sensitif. Kandungan kafein dan senyawa volatilnya menimbulkan bau tajam yang tidak disukai tikus.
Bahan ini sering dimanfaatkan sebagai pengusir alami karena aman dan mudah ditemukan.
2. Detergen
Beberapa komponen surfaktan pada detergen dapat menimbulkan sensasi panas saat bersentuhan dengan kulit tikus.
Kandungan kimianya juga berfungsi sebagai iritan yang membuat tikus enggan mendekat.Aromanya yang kuat turut memperkuat efek penolakannya.
3. Merica/Lada
Senyawa piperin pada merica menghasilkan sensasi pedas yang tajam dan dapat membuat mata tikus perih.
Aromanya juga mengiritasi saluran pernapasan tikus yang sangat peka. Efek panas dari merica membuat area yang ditaburi menjadi tidak nyaman bagi tikus.
4. Kapur Barus/Kamper
Kapur barus mengandung naftalena atau para-diklorobenzena yang menghasilkan bau menyengat.
Aroma ini mengganggu penciuman tikus dan membuatnya menjauhi area tersebut. Bahan ini kerap digunakan sebagai repelan sederhana di rumah.
Cara Penggunaan:
Campurkan 2 sendok makan bubuk kopi, 2 sendok makan detergen, 1 sachet lada bubuk, serta 4 kapur barus yang sudah dihaluskan.
Taburkan langsung pada area yang sering dilalui tikus, atau larutkan dengan air, saring, lalu masukkan ke botol semprot untuk diaplikasikan.
Bahan Basmi Tikus

1. Obat Nyamuk Bakar
Obat nyamuk bakar umumnya mengandung senyawa kimia seperti piretrum yang mampu merusak organ pernapasan tikus. Zat ini dapat meracuni tikus jika tertelan berpotensi menyebabkan kematian.
Kendati demikian, penggunaan bahan ini perlu berhati-hati karena berisiko bagi manusia, hewan peliharaan, dan lingkungan.
2. Roti
Tekstur roti yang lembut memudahkan tikus saat memakannya. Roti dapat dimanfaatkan sebagai umpan karena aromanya juga mudah menarik perhatian tikus.
3. Kaldu Bubuk
Kaldu bubuk mengandung garam, perisa, dan minyak nabati yang aromanya cukup kuat untuk menarik tikus. Bahan ini umum dipakai sebagai penambah daya pikat pada perangkap makanan.
Cara Penggunaan:
Rendam obat nyamuk selama 5-10 menit lalu haluskan. Masukan bubuk obat nyamuk pada remahan roti lalu bentuk menjadi bulatan kecil. Terakhir, taburkan kaldu bubuk pada bulatan roti.








