Malanginspirasi.com – Kegiatan bakti sosial (baksos) oleh Paroki St. Yohanes Pemandi Janti, Malang menunjukkan kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar.
Berlangsung pada Sabtu 12 April, kegiatan yang menggandeng keluarga Vinsensian Malang ini menghadirkan beragam layanan untuk masyarakat, mulai dari senam lansia, pemeriksaan kesehatan, hingga bazar murah.
Namun, dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, layanan donor darah menjadi magnet utama yang menyedot perhatian warga sejak pagi hari.
Sejak pukul 07.00 WIB, masyarakat dari berbagai kalangan memadati halaman pastoran.
Mereka datang tidak hanya untuk memanfaatkan layanan kesehatan murah, tetapi juga dengan kesadaran tinggi untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui donor darah.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, yang menerjunkan tim medis profesional lengkap dengan fasilitas standar keamanan.
Romo Kepala Paroki, Romo Jemmy menyampaikan salah satu kegiatan bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk nyata solidaritas sosial yang berdampak luas.
“Setetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa. Kami ingin membangun kesadaran bahwa membantu sesama bisa dimulai dari hal sederhana, termasuk donor darah,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari antrean panjang di area donor. Banyak di antara mereka adalah pendonor rutin, namun tidak sedikit pula warga yang baru pertama kali mencoba.
Salah satu peserta mengaku awalnya ragu, tetapi setelah mendapatkan edukasi dari petugas medis, ia merasa lebih yakin dan termotivasi untuk berkontribusi.
Selain menjadi sarana kemanusiaan, kegiatan donor darah ini juga berfungsi sebagai edukasi kesehatan masyarakat.
Tim medis memberikan informasi terkait manfaat donor darah, seperti membantu regenerasi sel darah, menjaga kesehatan jantung, serta mendeteksi dini kondisi kesehatan tertentu.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya mempererat solidaritas umat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan stok darah di Malang Raya.
Bakti sosial ini pun menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga keagamaan dan masyarakat mampu menghadirkan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan.
Kontributor: Engelbertus Kukuh Widijatmoko, M.Pd.







