Malanginspirasi.com – Harga emas batangan di dalam negeri menurun tajam pada perdagangan akhir pekan, Sabtu (14/3/2026). Penurunan terjadi merata di hampir semua produk emas bersertifikat, mulai dari Antam, Galeri 24, Pegadaian, hingga UBS Gold.
Menurut data resmi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), harga emas batangan 1 gram turun Rp24.000 menjadi Rp2.997.000 per gram. Harga beli kembali (buyback) oleh Antam bahkan merosot lebih dalam, turun Rp34.000 menjadi Rp2.749.000 per gram.
Akibatnya, selisih antara harga jual dan harga beli (spread) kini mencapai Rp248.000 per gram. Dalam sepekan terakhir saja, harga buyback Antam sudah turun total Rp82.000 sejak 7 Maret 2026.
Penurunan serupa juga terjadi di gerai Pegadaian. Harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram kini Rp3.039.000, turun Rp27.000 dari hari sebelumnya. Sementara UBS Gold turun menjadi Rp3.055.000 per gram.
Berikut ringkasan harga emas per gram hari ini:
- Antam (Logam Mulia): Rp2.997.000
- Galeri 24 (Pegadaian): Rp3.039.000
- UBS Gold (Pegadaian): Rp3.055.000
- Antam Retro (Pegadaian): Rp3.084.000 (turun tajam dari Rp3.276.000)
Faktor Utama Penurunan
Analis pasar menyebut dua faktor utama yang memicu koreksi ini. Pertama, dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat sehingga nilai tukar rupiah melemah mendekati Rp16.958 per dolar AS.
Kedua, ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memanas. Pernyataan pemimpin Iran yang mengancam menutup Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melonjak hingga US$100 per barel.
Lonjakan harga minyak itu dikhawatirkan memicu inflasi global. Akibatnya, bank sentral AS (The Fed) cenderung mempertahankan suku bunga tinggi. Suku bunga tinggi membuat emas kurang menarik karena emas tidak memberikan bunga atau imbal hasil.
Meski sedang turun, para analis tetap meyakini emas sebagai aset pelindung nilai (safe haven) yang kuat untuk jangka panjang. Penurunan harga saat ini justru bisa menjadi kesempatan baik bagi investor untuk membeli di level lebih rendah (serok bawah).








