Malanginspirasi.com – Hujan yang mengguyur kawasan Dieng Atas pada Jumat (10/10) malam, tak menyusutkan antusiasme warga untuk menghadiri Festival Kampung Cempluk 2025.
Acara tahunan yang menjadi ikon budaya masyarakat malang kembali menghadirkan suasana meriah.
Memadupadankan keanekaragaman kuliner dan penampilan musik dari berbagai band lokal.
Menjelang maghrib, area sudah dipadati oleh berbagai pengunjung yang ingin menikmati makanan yang beragam di festival ini.
UMKM Meriahkan Festival
Beragam makanan menggugah selera dijajarkan di sepanjang jalan.
Mulai dari nasi bakar, krengsengan, telur gulung, hingga jajanan pasar seperti cenil, lupis, tahu gejrot, dan masih banyak lagi.
Meski ada makanan modern seperti takoyaki, burger, dan kebab, mayoritas lapak menjual jajanan tradisional.

Selain kuliner festival ini juga menyediakan lapak mainan dan alat tulis untuk anak-anak, serta wahana hiburan untuk segala usia.
Banyak pengunjung terutama anak-anak yang menikmati wahana rumah balon, kereta mini, permainan bola berhadiah, hingga rumah hantu.
Malam Penuh Warna
Festival ini semakin meriah dengan kehadiran penampilan-penampilan berunsur seni dan musik.
Sejumlah grup tampil seperti Band Makoru, Tari Gelang Room, Dance Medley lagu anak.
Diiringi juga oleh m. Rafly Band, Jingga, Higam, serta penampilan Cempluk Band yang selalu menghadiri festival ini tiap tahun.

Di tengah keramaian acara ini, Pak Suyitno, penjual angsle dan ronde, tampak sibuk melayani pembeli.
Pria asal Ngajum yang telah berjualan angsle selama dari 25 tahun mengaku sudah langganan membuka lapak di Festival Kampung Cempluk.
“Saya udah jualan angsle dari tahun 2000, biasanya yang rame tergantung, kadang ronde kadang angsle,” ujarnya sambil menuang kuah angsle.
Ia juga menambahkan banyak lapak yang sedikit terlambat karena kendala hujan sore tadi.
Menurutnya, meski sempat terkendala hujan, pengunjung tetap memadati area festival malam ini.

“Kalau dibandingkan acara ulang tahun Polres Kepanjen waktu itu, acara ini juga gak kalah rame,” tambahnya.
Terakhir, bapak dari 4 anak itu berharap bahwa event-event seperti Kampung Cempluk ini diperbanyak, agar dapat memberi peluang terhadap UMKM Kota Malang.
“Semoga banyak acara seperti ini disini, biar temen temen yang lain juga lebih gampang buat cari nafkah,” pesannya.
@malanginspirasicom Satu malam, sejuta cerita di Festival Kampung Cempluk 🌧🎶 Meski hujan mengguyur, semangat warga Malang tetap membara! Dari kuliner tradisional sampai musik lokal, semuanya berpadu dalam hangatnya suasana kampung. ❤️ Mari terus dukung UMKM dan pelaku seni lokal agar budaya Malang tetap hidup dan berwarna! 🌾 📍Kampung Cempluk, Dieng Atas 🎥 Video dan info oleh: Riznima Azizah | Malang Inspirasi #festivalkampungcempluk #malangterkini #malangupdate #festivalmalan #malanginspirasi ♬ suara asli – Malang Inspirasi








