Malanginspirasi.com – Departemen Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) merayakan puncak Dies Natalis ke-62 Teknik Mesin, pada Sabtu (18/10).
Mereka mengadakannya dengan beberapa rangkaian kegiatan yang mencerminkan pengabdian dan kerja sama dari para alumni.
Ketua Departemen Teknik Mesin sekaligus Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-62, Dr. Ir. Purnami, menjelaskankan bahwa perayaan ini diawali dengan kegiatan sosial.
“Kita mulai dari bakti sosial, kemarin ada pemasangan lampu di beberapa titik di Desa Binaan Fakultas Teknik. Kita juga memberikan mesin pengolah sampah kepada masyarakat yang memang kebetulan membutuhkan,” ujarnya.
Layanan untuk Masyarakat
Selain kegiatan sosial, Departemen Teknik Mesin juga menggelar kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI.
Mereka berhasil mengumpulkan 41 kantong darang yang siap disalurkan kepada yang membutuhkan.
Tak hanya itu, kegiatan ganti oli gratis untuk para ojek online (ojol) juga menarik perhatian besar dari masyarakat.
“Kita juga mengadakan ganti oli gratis, kita khususkan kepada abang-abang ojol. Itu kemarin sempat macet karena ternyata luar biasa antimonya. 400 botol oli kita distribusikan langsung dari Pertamina sebagai sponsor utama,” tambahnya.
Dalam bidang akademik, UB62 juga menggelar seminar internasional yang menghadirkan pemateri dari Indonesia, Jepang, dan Thailand.
Sebanyak 160 presenter memaparkan 60 makalah ilmiah, menjadikan kegiatan ini menjadi agenda ilmiah terbesar Teknik Mesin UB.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan diskusi antara alumni, rektor, dan dekan.
Mereka membahas terkait perkembangan kurikulim, peningkatan kualitas pembelajaran, serta memperkuat jejaring para alumni.
“Hari ini puncak temu alumni. Alhamdulillah terdaftar seribu lebih alumni yang hadir. Tadi kita sudah jalan sehat, sudah membirukan depan rektorat dan setelah ini kita akan ada acara hiburan dan pembagian doorprize,” tambahnya.
Siap Kompetisi Internasional
Tak berhenti disitu, Depertemen Teknik Mesin juga tengah bersiap untuk mengikuti kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi di Jember pada 22 Oktober mendatang.
“Kami kemarin mengikuti kelas prototipe etanol dan diesel. Alhamdulillah kami langganan juara. Nanti Insyaallah pada Februari kita akan berangkat ke Shell Eco Marathon di Doha untuk tingkat internasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UB, Prof. Ir. Hadi Suyono, menegaskan bahwa Teknik Mesin UB telah mengalami kemajuan yang pesat, baik dari sisi akademik maupun riset.
“Teknik mesin sudah memiliki S1, S2, dan S3 yang seluruhnya memiliki akreditasi unggul serta terakreditasi internasional IABEE. Ini kemajuan yang luar biasa,” tegasnya.
“Juga, FTUB sudah memiliki 276 dosen, dengan 39 professor, di mana 15 diantarannya berasal dari teknik mesin,” jelasnya.
Selain itu, prestasi yang membanggakan dari mahasiswa turut menjadi kebanggan UB.
“Mahasiswa kami terutama dari Teknik Mesin selalu menjuarai Eco Shell Marathon. Kemudian yang lainnya seperti IPK-nya rata-rata sekarang 3,59,” ujarnya.
“Lalu waktu menyelesaikan studinya, misalkan 4 tahun, 1 bulan. Jadi itu sangat memberikan insight prestasi yang bagus untuk anak-anak kami,” tambah Hadi.
Melalui peringatan UB62, Teknik Mesin UB memantapkan diri sebagai universitas yang unggul, terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjaga ikatan alumni yang erat.








