Malanginspirasi.com – Departemen Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar Biopreneur Day 2025 pada Selasa (25/11/2025), di Gedung Biologi B21.
Dengan mengusung tema “Bridging Biology to Empower Young Innovators in Entrepreneurship.”
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang bagi mahasiswa semester 5 untuk memamerkan sekaligus menjual produk inovatif hasil pembelajaran mata kuliah kewirausahaan.
Ajeng Daniarsih, S.Si., M.Si., Dosen Pengampu Kewirausahaan, menjelaskan bahwa Biopreneur Day telah berlangsung lima kali dan menjadi luaran langsung dari mata kuliah.
“Acara ini menjadi acara ke lima yang menjadi pembelajaran langsung dari mata kuliah kewirausahaan,” ujarnya.
Kewirausahaan Mahasiswa
Ia menambahkan bahwa mahasiswa disini tidak hanya sekedar memamerkan, jual beli produk akan tetapi juga menjadi peluang untuk lanjut ke kompetisi kewirausahawan.

“Disini mahasiswa memamerkan produk, melakukan jual beli, membuat poster, menghasilkan HKI, bahkan sudah punya ecommerce. Jadi ini bukan hanya menggugurkan kewajiban kuliah, tapi bisa lanjut ke kompetisi seperti P2MW, PKMK, dan hibah kewirausahaan lainnya,” tambah Ajeng.
Tahun ini Biopreneur Day diikuti sekitar 60 tim dari enam offering, dengan delapan juri yang menilai beragam kategori. Dua program studi yang terlibat adalah Biologi Murni dan Pendidikan Biologi.
Ajeng menyampaikan bahwa dukungan fakultas dan jurusan terhadap kewirausahaan mahasiswa sangat besar.
“FMIPA sangat mendukung program kewirausahaan ini, kami ingin menanamkan entrepreneurial mindset kepada mahasiswa. Kalau bisa sukses muda, kenapa harus menunggu lulus kuliah?” ungkapnya.
Kategori penilaian dibuat lebih detail dibanding tahun sebelumnya. Ketua pelaksana, Vina Ayu Faiza, jurusan Biologi Murni 2023, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat pembagian kategori baru.
“Ada kategori food and beverage dibedakan lagi berdasarkan jurusan, lalu kategori non-food and beverage, serta poster yang juga dipisah. Selain itu, setiap kelas wajib menampilkan performance,” kata Vina.
Booth Cilemboost
Salah satu booth yang menarik perhatian pengunjung berasal dari kategori food and beverage, yaitu Cilemboost.
Produk brownies sehat berbahan dasar ubi cilembu dan daun kelor. Shofa Kamila A’Yunina, salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa produk ini lahir karena dari lingkungannya.

“Awalnya tuh karena aku punya anemia nah tapi aku masih rutin minum suplemen penambah darah, sedangkan teman-teman anemia lainnya kebanyakan nggak suka suplemen penambah darah. Aku riset lebih dalam ternyata daun kelor tinggi zat besi, akhirnya aku kepikiran untuk buat brownies nah dengan mengombinasikan ubi Cilembu,” tuturnya.
Brownies Cilemboost dibuat tanpa tepung terigu, menggunakan sweetener diabetesol sebagai pemanis yang aman untuk penderita diabetes.
Ditambah almond butter, dark chocolate, hingga bubuk daun kelor.
“Rasanya fudgy, tidak terlalu manis dan daun kelornya yang pahit itu sama sekali tidak terasa, rasa pahit dari brownies ini dari dark chocolatenya sendiri” tambah Shofa.
Biopreneur Day 2025 tidak hanya menjadi pameran produk, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk memulai langkah pertama sebagai wirausahawan muda.
Harapannya, produk yang lahir dari kegiatan ini dapat berkembang lebih jauh dan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.








