Pasar Literasi Hadir di Malang City Point, Dorong Minat Baca Lewat Promo Buku Terjangkau

Malanginspirasi.com – Pasar Literasi kembali digelar dan menyapa masyarakat Kota Malang dengan membawa semangat “Mari Merawat Literasi.”

Berlangsung di Malang City Point, kegiatan ini diselenggarakan mulai 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.

Pasar ini menghadirkan beragam pilihan buku dengan harga terjangkau untuk menjangkau lebih banyak pembaca, khususnya generasi muda.

Penyelenggara Pasar Literasi, Theo, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap menurunnya minat baca di tengah masifnya penggunaan media sosial. Terutama di kalangan Gen Z.

Pasar Literasi Hadir di Malang City Point, Dorong Minat Baca Lewat Promo Buku Terjangkau
Theo, penyelenggara Pasar Literasi, saat berbicara dengan wartawan Malang Inspirasi. (Ananda Putri Noviana)

“Tujuan utama Pasar Literasi ini untuk menarik minat baca, terutama anak muda. Di zaman sekarang, minat baca itu menurun karena media sosial. Dengan adanya Pasar Literasi, kami berharap masyarakat kembali gemar membaca dan mendapatkan inspirasi,” ujar Theo.

Penguatan Budaya Membaca

Mengusung tema Mari Merawat Literasi, Pasar Literasi tidak hanya berfungsi sebagai bazar buku, tetapi juga sebagai ruang penguatan budaya baca.

Tema tersebut, menurut Theo, menjadi pengingat bahwa literasi perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Intinya bagaimana kita mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan minat bacanya. Literasi itu harus dirawat, bukan hanya sesaat,” tambahnya.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pasar Literasi di Malang City Point menawarkan promo yang lebih variatif dan agresif.

Sejumlah paket menarik dihadirkan, mulai dari harga serba Rp10.000, diskon hingga 90 persen, hingga paket tebus murah seperti Rp99.000 dapat 10 buku, Rp125.000 dapat 3 buku, dan promo lainnya.

“Bahkan ada buku yang harganya sampai lima ribuan. Ini jarang ditemukan di tempat lain,” kata Theo.

Beragam genre buku ditawarkan, mulai dari buku inspirasi karya tokoh nasional seperti Erick Thohir dan Mahfud MD, novel, buku anak, hingga buku persiapan CPNS.

Pasar Literasi Hadir di Malang City Point, Dorong Minat Baca Lewat Promo Buku Terjangkau
Pasar Literasi di Mall Malang City Point menyediakan berbagai macam buku mulai dari cerita anak, novel, persiapan ujian, hingga buku pembelajaran. (Ananda Putri Noviana)

Seluruh tenant yang hadir dikelola langsung oleh tim Pasar Literasi dengan dukungan kerja sama berbagai pihak.

Dari sisi kunjungan, Theo menyebut antusiasme masyarakat tergolong positif.

Pengunjung datang dari berbagai kalangan, mulai dari remaja, dewasa, hingga keluarga yang membawa anak-anak.

“Alhamdulillah kebanyakan ramai. Respon pengunjung juga bagus, mereka puas karena pilihan bukunya banyak dan harganya terjangkau,” ujarnya.

Antusiasme tersebut juga dirasakan langsung oleh pengunjung.

Dendi, salah satu pengunjung Pasar Literasi, mengaku tertarik datang karena menemukan banyak buku dengan tema yang relevan dengan kehidupan saat ini.

“Aku nemu buku yang ngomongin tentang emosi sama ngomongin tentang “hidup itu murah yang mahal gengsi”. Nah, ini kayak relate banget di zaman sekarang dan ini tuh mungkin jarang banget dibahas di kalangan orang-orang,” ungkapnya.

Berdampak Nyata
Pasar Literasi Hadir di Malang City Point, Dorong Minat Baca Lewat Promo Buku Terjangkau
Dendi, salah satu pengunjung Pasar Literasi, saat berbicara dengan wartawan Malang Inspirasi. (Ananda Putri Noviana)

Menurut Dendi, kehadiran Pasar Literasi memberi dampak nyata terhadap minat bacanya.

Meski sebelumnya jarang membaca, ia mengaku termotivasi untuk mulai kembali membuka buku.

“Mungkin pengaruhnya sekitar 50 persen. Bukunya tidak terlalu tebal, hopefully ini bisa membangkitkan aku buat baca juga gitu,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan literasi di ruang publik sangat penting di tengah dominasi media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Membaca itu penting, tapi sering kalah sama media sosial. Event seperti ini perlu sering diadakan. Akan lebih bagus lagi kalau ada komunitas buku yang bisa guidance kita biar lebih tahu cara memilih buku yang baik dan benar,” tambahnya.

Ke depan, penyelenggara berharap Pasar Literasi dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Dengan pendekatan ruang publik dan harga buku yang ramah di kantong.

Pasar Literasi diharapkan menjadi salah satu upaya konkret membangun budaya baca yang inklusif dan berkelanjutan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *