Malanginspirasi.com – Organisasi Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Malang menggelar musyawarah daerah (Musda) yang merupakan bagian dari upaya konsolidasi organisasi serta regenerasi kepengurusan pada Minggu (30/11/2025).
Salimah merupakan organisasi perempuan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga.
Melalui berbagai program dakwah, pendidikan, pelatihan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Di Kota Malang, Salimah hadir sejak 2015 dan terus berkembang menjadi wadah untuk kontribusi perempuan dengan beragam profesi.
Mulai dari tenaga kesehatan, pendidik, dosen, analis laboratorium, hingga profesional di berbagai bidang lainnya.
Keberagaman latar belakang inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjalankan program kemasyarakatan.
Penetapan Pengurus Baru

Pada Musyawarah Daerah (Musda) II yang dilaksanakan di Aula Ihyaul Qur’an Perumahan Adyna Residence.
Salimah Kota Malang resmi menetapkan pengurus baru periode 2025-2030. Berikut susunan kepengurusan yang dilantik:
– Ketua: Tasmilah, S.ST., M.E
– Sekretaris Umum: Linda Hariani, S.Gz
Anggota: Refah Maulidiyah, S.Pd
– Bendahara: Umi Solikhatin, A.Md
– Dep. Dakwah: Sulistyaningtyas, A.Md
– Dep. Diklat: Wawat Watini, A.Md.KL
Anggota: drg. Eva Nurfaizah Hidayati
– Dep. Ekonomi: Kurniasih Bahagiati, M.H
Anggota: Anita Sulistyorini, S.Kep., Ns., M.Kes
– Dep. Bangda & SDM: Souvi Agustyarini, S.Pd., M.Pd
Anggota: Nurul Fadhillah, S.Si., M.Sc
– Dep. Humas & Media: Rosydamayanti, S.Psi., M.Pd
Anggota: Melanov Sabatini, S.E., M.M

Ketua PD Salimah Kota Malang Periode 2025-2030, Tasmilah, S.ST, M. E, menegaskan bahwa ia akan melanjutkan program lama sekaligus menghadirkan inovasi baru.
“Prioritas pertama kami adalah mengidentifikasi program yang sudah berjalan dan mengaktifkan kembali yang belum. Kami juga akan memanfaatkan dakwah digital dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi agar ibu ibu bisa menambah income dari rumah,” jelasnya.
Ia juga menyoroti betapa kuatnya latar belakang dari para pengurus periode ini.
“Latar belakang pengurus sangat beragam. Ini menjadi potensi besar untuk memberikan banyak manfaat, mulai dari penyuluhan gizi, pemeriksaan kesehatan, hingga kegiatan sosial,” tambahnya.

Disisi lain, Ketua periode sebelumnya 2021-2025, dr. Emie Prabawaty, mengungkapkan bahwa seluruh program Salimah telah berjalan pada masa kepemimpinannya. Namun belum sepenuhnya mencapai target keanggotaan.
“Target keanggotaan itu sekitar 12.000 dalam lima tahun, tetapi kami baru mencapai 1.200 an. Tapi alhamdulillah progress sejauh ini sudah bagus, setidaknya kami sudah di angka 10% dari target,” ujarnya.
Program SALSA dan SISTER
Ia menambahkan bahwa program kerja selama masa kepemimpinannya, program SALSA dan SISTER menjadi yang paling berkesan.
“Di SALSA dan SISTER, kami memberdayakan ibu-ibu dan nenek-nenek agar lebih semangat menjalani amanah sebagai ibu dan nenek. Mereka merasa berarti dan lebih optimis menjalani hidup,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Salimah Daerah (DPSD) Salimah Kota Malang, Dr. Setiasih, M.P, menegaskan komitmennya untuk mengawal pengurus baru.
“Kami memastikan pengurus berjalan sesuai rencana. Ini adalah regenerasi, sehingga kami akan mendampingi melalui diklat kepemimpinan yang akan terlaksana nanti terutama mereka yang baru pertama kali masuk Salimah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memberikan pesan kepada para pengurus Salimah yang baru pada periode 2025-2030.
“Menjadi pengurus itu adalah dakwah. Kita harus siap berkorban waktu, tanpa meninggalkan keluarga, karena Salimah sendiri fokus pada peningkatan kualitas keluarga,” tambahnya.
Dengan energi dari generasi baru dan arah program yang semakin relevan, Salimah Kota Malang optimis dapat memperluas manfaat bagi perempuan, anak, dan keluarga dalam lima tahun mendatang.








