Malanginspirasi.com – Komunitas Ayo Menggambar menggelar kegiatan menggambar bersama di Selasar Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM), Minggu (14/12/2025).
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diikuti peserta dari berbagai latar belakang usia dan profesi, mulai dari pelajar hingga mahasiswa serta pekerja.
Koordinator Ayo Menggambar Malang, Aqila, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar dua minggu sekali.
Ke depan, komunitas ini menargetkan kegiatan dapat berlangsung lebih sering.
“Kalau sekarang masih dua minggu sekali. Nantinya sih pengen rutin seminggu sekali diadakan,” ujar Aqila.
Komunitas Ayo Menggambar sendiri berbasis di Jakarta dan didirikan pada 2023, sebelum kemudian berkembang ke sejumlah kota, termasuk Malang dan Bandung. Di Kota Malang, komunitas ini mulai aktif sejak 2024.
“Komunitas Ayo Menggambar itu awalnya dari Jakarta. Di Malang sendiri baru berjalan sejak tahun 2024, jadi belum sampai dua tahun,” kata Aqila saat ditemui di sela kegiatan.

Hadirkan Ruang Menggambar Santai
Menurutnya, konsep utama Ayo Menggambar adalah menghadirkan ruang menggambar yang santai dan inklusif tanpa tuntutan kemampuan teknis tertentu.
Peserta tidak diwajibkan memiliki kemampuan menggambar khusus dan bebas mengekspresikan gaya masing-masing.
“Datang saja, lalu gambar. Di sini tidak ada tuntutan harus bisa menggambar dengan gaya tertentu. Semua bebas sesuai ciri khas masing-masing,” ujarnya.
Aqila menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan usia. Peserta yang hadir berasal dari berbagai jenjang, mulai dari pelajar SMP dan SMA, mahasiswa, hingga pekerja.
“Yang ikut itu macam-macam. Ada yang masih SMP, SMA, kuliah, sampai yang sudah kerja. Kita terbuka untuk semua,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang belajar dan berkarya.
Tetapi juga dimanfaatkan peserta sebagai sarana pelepasan stres setelah menjalani rutinitas kerja maupun aktivitas padat selama hari kerja.

Dalam setiap pertemuan, kegiatan menggambar berlangsung selama sekitar tiga jam, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Namun, hasil gambar kerap bukan menjadi fokus utama karena peserta lebih banyak terlibat dalam diskusi dan berbagi pengalaman.
“Sering banget gambarnya tidak selesai karena kebanyakan ngobrol dan sharing. Banyak yang tanya soal teknik, warna, proporsi, atau minta saran,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bersama. Di mana peserta yang masih pemula dapat berdiskusi langsung dengan anggota lain yang lebih berpengalaman, termasuk ilustrator dan komikus.
Melalui kegiatan menggambar bersama di ruang publik, Komunitas Ayo Menggambar Malang berupaya menghadirkan wadah kreatif yang ramah, inklusif, dan bebas tekanan.
Selain mempertemukan para pecinta seni gambar, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring komunitas kreatif. Sekaligus menjadi alternatif kegiatan positif untuk mengisi waktu luang di akhir pekan.








