Dukung Penuh MMD UB 2025, Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto Lepas 1.000 Mahasiswa Pengabdian

Malanginspirasi.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) RI Yandri Susanto melepas sejumlah 1.000 mahasiwa program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) 2025, Kamis (26/6/2025) di Gedung Samantha Krida. Pelepasan ini secara simbolis menjadi dukungan penuh pemerintah RI terhadap program pengabdian ini.

Yandri Susanto mengapresiasi inisiatif UB yang dianggap sejalan dengan visi Kementerian Desa. Menurutnya, membangun desa adalah fondasi penting untuk memastikan pembangunan nasional berjalan merata.

“Siapa yang tidak memperhatikan pembangunan desa, maka masalah akan terjadi di masa depan,” tegas Yandri.

“Ini program yang sangat serasi, sangat selaras, nafasnya sama dengan Kementerian Desa dan PDTT, yaitu Membangun Desa. Mereka mengambil tema Mahasiswa Membangun Desa. Saya sangat mengapresiasi,” imbuhnya.

Dijelaskannya juga program-program prioritas kementerian yang selaras dengan kegiatan MMD. Mulai dari penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, hingga desa ketahanan pangan dan energi.

Lebih jauh, Yandri berharap mahasiswa UB dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan sesuatu yang baru, mengembangkan desa tematik seperti desa cabai, desa bawang, desa ikan, atau desa wisata, serta mendorong hilirisasi produk desa agar bernilai ekspor.

Pertumbuhan ekonomi bisa disumbang lebih kurang 2% dari desa, Yandri mengungkapkan.

“Jadi kalau kekuatan UB ini meneropong desa itu dengan tepat, saya yakin desa-desa di Jawa Timur itu akan menjadi kekuatan baru ekonomi,” terangnya.

Pihaknya mengaku siap bekerja sama agar potensi desa bisa digarap lebih maksimal, dan mahasiswa UB jadi motor penggerak pembangunan desa.

Mahasiswa Berkarya Desa Berdaya, UB Siap Cetak Mahasiswa Inspirator Desa

Rektor UB Widodo, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Menteri Desa.

Menurutnya, MMD UB 2025 merupakan bentuk konkret kontribusi perguruan tinggi dalam membangun bangsa dari akar rumput.

Widodo menegaskan, program ini menjadi bagian penting juga untuk mendukung Astacita dari pemerintah dan juga program kerja dari Kementerian Pendidikan Tinggi.

“Perguruan tinggi itu harus memiliki dampak langsung kepada masyarakat. Sehingga program mahasiswa membangun desa ini bagian dari perguruan tinggi. Untuk turun ke desa, membantu masyarakat. Khususnya memberikan teknologi tepat guna,” jelasnya.

Pelepasan secara simbolis mahasiswa program MMD UB 2025 oleh Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto. (Janu)

Dalam laporannya sendiri, disampaikan jika program ini memang dirancang sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat desa.

Dengan tema Mahasiswa Berkarya, Desa Berdaya, program ini menargetkan kontribusi positif mahasiswa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan desa-desa di berbagai daerah.

Sebanyak 1000 mahasiswa secara resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian di 12 kabupaten dan 2 kota di Jawa Timur. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi khususnya bagi generasi muda di desa. Sekaligus mendorong kemajuan di berbagai sektor mulai dari ekonomi, sosial, hingga pendidikan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *