SMK PGRI 3 Malang Kuatkan Disiplin dan Karakter Siswa Lewat MPLS Bermuatan Nasionalisme

Malanginspirasi.com – SMK PGRI 3 Malang kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah kejuruan unggulan nasional melalui kegiatan Closing Ceremony KCS Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026. Giat tersebut digelar di Lapangan Sudirman Pusdik Arhanud Malang, Jumat (11/7/2025).

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Komandan Pusdik Arhanud, dan sejumlah pejabat daerah.

Kegiatan Cinta Sekolah ini diikuti 987 peserta didik baru. Mereka tidak hanya berasal dari Jawa Timur saja, tetapi juga dari berbagai provinsi seperti Flores, Medan, hingga Batam. Hal ini menandai luasnya jangkauan kepercayaan publik terhadap SMK PGRI 3 Malang sebagai sekolah vokasi berkarakter dan berdaya saing.

“Selain untuk menguatkan mental mereka, juga kami ingin membentuk karakter-karakter dan juga menguatkan kecintaan NKRI,” ujar Kepala SMK PGRI 3 Malang, M. Lukman Hakim.

Kepala SMK PGRI 3 Malang, M. Lukman Hakim. (Janu)
Pendidikan Karakter, Disiplin, dan Berdaya Saing

Selama masa pengenalan sekolah, siswa tak hanya dikenalkan dengan lingkungan belajar, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai nasionalisme, semangat anti-narkoba, anti-bullying, hingga edukasi terkait bahaya judi online dan kekerasan seksual.

Materi ini disampaikan langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri dan Polres Kota Malang.

Selain pembinaan karakter, SMK PGRI 3 Malang juga menyiapkan siswa untuk berkompetisi di level nasional hingga internasional. Sekolah ini kerap mewakili Jawa Timur dalam ajang bergengsi, World Skills.

“Membangun talenta yang selama ini memang kami harapkan bisa terus mendampingi Jawa Timur sebagai provinsi yang selalu membawa nama baik Indonesia dalam kancah internasional,” tegas Lukman.

Dapat Apresiasi dari Gubernur Jawa Timur

Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program dan sistem pembinaan di SMK PGRI 3 Malang. Ia menyebut sekolah ini sebagai salah satu contoh terbaik dalam sistem pendidikan vokasi di Indonesia.

Ia menyampaikan rasa kepercayaan yang diberikan ke SMK PGRI 3 Malang ini luar biasa.

“Di sistem itu 48 menit pertama sudah banyak yang melebihi kapasitas pada jurusan-jurusan tertentu. Itu artinya memang jurusan yang kira-kira langsung connect ya dengan Dudika, Dunia usaha industri dan dunia kerja,” ungkapnya.

Khofifah juga mengatakan bahwa ia memantau langsung sistem pendaftaran sekolah di Jawa Timur.

Menurutnya, SMK PGRI 3 Malang menjadi simbol bahwa SMK bisa dan hebat jika dikelola dengan baik dan terhubung langsung dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Sementara itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur mendukung kebijakan provinsi. SMK PGRI 3 Malang juga diarahkan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kolaborasi dengan industri, pelatihan guru, hingga Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi strategi utama untuk menjawab kebutuhan dunia kerja masa depan.

“Jadi tidak boleh mereka hanya tugasnya akademik atau teknik saja. Tapi dia bisa kolaborasi sehingga mendapatkan hasil yang diinginkan oleh DUDI,” ujar Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mendorong agar setiap SMK, termasuk SMK PGRI 3, terus berinovasi dan relevan dengan kemajuan zaman.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *