Khotaman & Imtihan Al-Qur’an TPQ Himmatul Muriidiin

Puluhan Santri Resmi Menyelesaikan Pembelajaran Tingkat Dasar Al-Qur’an Metode Qiraati

Malanginspirasi.com – Suasana penuh khidmat mewarnai acara Khotaman Al-Qur’an TPQ Himmatul Muriidiin, yang diikuti oleh puluhan santri. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para khotimin dan khotimah yang telah menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an tingkat dasar.

Pada Khotaman & Imtihan ke-17 ini, dari total 73 santri yang dikhatamkan, terdapat 7 santri berusia di bawah 5 tahun, yaitu Alula Ghanea Syakira, Muhammad Danial Abdurrochman, Muhammad Athaya Keano Favian, Nafiisah Rohmah Azzahroh, Muhammad Zayn Al Fatih, Adiba Shakila Humaira, dan Hanna Noviyanti.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kesungguhan generasi muda dalam mendalami bacaan suci Al-Qur’an sejak usia dini.

Acara berlangsung dengan susunan kegiatan yang sarat makna, dimulai dari Kirab Ta’aruf Khotimin & Khotimah, pembacaan QS. Ad-Duha hingga An-Naas, lantunan ayat-ayat pilihan dari Al-Fatihah dan Al-Baqarah ayat 1–5, 255, serta 286–288.

Doa khotmil Qur’an pun dipanjatkan sebagai ungkapan syukur.

Kepala TPQ Himatul Muriidiin memberikan sambutan resmi. Dilanjutkan dengan prosesi Ilaran yang mencakup materi Ghorib, Tajwid, serta ujian terbuka.

Perwakilan walisantri juga turut memberikan sambutan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas capaian anak-anak mereka.

TPQ Himmatul Muriidiin
Khotaman Al-Qur’an & Imtihan Ke-17 TPQ Himatul Muriidiin berlangsung khidmat. Acara ini menjadi momen penting bagi para santri yang telah menyelesaikan pembelajaran dasar Al-Qur’an dengan metode Qiraati, disaksikan para wali santri dan tokoh masyarakat setempat. (Musthofa)
Pentingnya Belajar Al-Qur’an Sejak Dini

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan ijazah Al-Qur’an khatam tingkat dasar metode Qiraati, sekaligus pembinaan dari Cabang Malang 2 mengenai pentingnya memulai belajar Al-Qur’an sejak usia dini di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, TPQ Himmatul Muriidiin berharap para santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an adalah pedoman hidup. Semoga anak-anak kita yang telah dikhatamkan ini dapat terus istiqamah dalam mengaji dan ilmu yang diperoleh menjadi manfaat dan barokah,” ungkap Arifin, salah satu wali santri, dengan penuh haru.

Acara ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya momen sakral nan penuh keberkahan ini.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *