Malanginspirasi.com – Fakultas Humaniora UIN Malang terus berkomitmen untuk mengembangkan mahasiswa dan lulusan yang unggul melalui berbagai program baru.
Dekan Fakultas Humaniora, Dr. M. Faisol, M.Ag, menjelaskan bahwa terdapat salah satu program yang bernama I-YES (International Youth Enchancing Study) yang menjadi unggulan dari 15 tahun terakhir.
Program Unggulan Humaniora
Program ini merupakan kegiatan student inbound yang mendatangkan mahasiswa asing untuk belajar di Fakultas Humaniora.
Tahun ini, program tersebut akan dilaksanakan 27 Oktober 2025 mendatang, dengan melibatkan 20 mahasiswa dari berbagai negara.
“Program I-YES ini salah satu upaya dari kampus yang mendatangkan mahasiswa asing di kita dan itu setiap tahun. Program ini sudah berjalan 15 tahun. Tahun ini kita menerima 20, nah pelaksanaannya akan pada 27 Oktober besok,” ujarnya.
Selain program internasional, Fakultas Humaniora juga memiliki berbagai komunitas yang berfungsi sebagai wadah mahasiswa.
Agar dapat mengembangkan bakatnya dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Tercatat terdapat 11 komunitas yang dinaungi oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.

Komunitas-komunitasnya terdiri dari Komunitas Tari Srikandi, El-Faraby (Komunitas musik), Pena Bulir Padi (komunitas literasi), Debat Bahasa Arab El-Jidal.
Juga Debat Bahasa Inggris ADC, Kaligrafi, Penulisan Ilmiah, Perfilman, Jurnalistik, Pesona (Komunitas Pengembangan Kepribadian), dan Digital Art.
“Setiap komunitas dipastikan ada pembinaannya, hal tersebut tentu di bawah koordinasi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama,” tambahnya.
Selain pengembangan soft-skill untuk mahasiswa, Fakultas Humaniora juga turut memberikan program bernama I-CAN (International Career Access Network).
Program ini dikhususkan untuk pengembangan karir mahasiswa untuk tingkat akhir.
Siapkan Generasi Internasional
Melalui program I-CAN mahasiswa akan dibekali dengan pembinaan karir dan sertifikasi profesional.
Serta mendapatkan pelatihan langsung dari konsultan internasional yang berkarir di Uni Eropa.
“Pelatih ini juga berkarir internasional, dia menjadi konsultan perusahaan di Uni Eropa. Dan dari situ mereka kemudian kita kasih treatment sampai dia punya mungkin bisnis-bisnis kecil atau apa, atau bahkan mungkin dihubungkan dengan beberapa perusahaan-perusahaan itu,” ungkapnya.
Dengan program tersebut, Fakultas Humaniora UIN Malang terus menunjukkan keseriusannya dalam mencetak mahasiswa yang unggul dan berprestasi agar dapat bersaing secara global.








