Perdana, Pentas Drama Sekolah Sukses Digelar oleh Mahasiswa Profesi ELT Jurusan Sastra Inggris UIN Malang

Malanginspirasi.com – Mahasiswa program Profesi English Learning Teaching (ELT) Sastra Inggris UIN Malang sukses menggelar sebuah pertunjukkan drama pada Jumat (28/11/2025).

Kegiatan ini menjadi sorotan karena merupakan sebuah inovasi baru dan pertama kali dilaksanakan dalam sejarah mata kuliah profesi ELT Sastra Inggris di Fakultas Humaniora UIN Malang.

Projek ini lahir sebagai bentuk implememtasi langsung dari mata kuliah ‘Microteaching.’

Juga mata kuliah ‘Information of Communication (ICT) in EFL Learning’ yang telah ditempuh mahasiswa selama tiga semester.

Pertunjukkan berlangsung sangat meriah dan mendapat respons positif dari para dosen serta mahasiswa lain yang hadir sebagai penonton.

Para pemain berhasil membawakan lakon dengan sangat ekspresif, membawa penonton seperti hadir masuk ke dalam cerita.

Perdana, Pentas Drama Sekolah Sukses Digelar oleh Mahasiswa Profesi ELT Jurusan Sastra Inggris UIN Malang
Beberapa scene cerita drama yang ditampilkan, seperti guru sedang mengajar, murid presentasi, adegan di kantin, dan adegan plot-twist tentang rahasia keluarga Aini, sang pemeran utama. (Maulidia Fatimah)
Alasan Memilih Drama

Mira Shartika, M.A., selaku dosen pengampu mata kuliah Microteaching menjelaskan bahwa hal ini berasal dari sebuah kesalahan.

Program PKL, sesuai kurikulum Sastra Inggris UIN Malang saat ini mengalami sedikit perubahan jadwal pada waktu pelaksanaannya.

Awalnya dilaksanakan pada pergantian semester tujuh ke delapan, namun berubah menjadi pada pergantian semester enam ke tujuh.

Mahasiswa ELT yang telah menjalani program PKL dengan berkecimpung dalam dunia pengajaran, kemudian mendapatkan kembali mata kuliah Microteaching dalam kelas.

“Akhirnya seperti mengulang,” jelas Mira.

Maka dari itu, dipilihnya sesuatu yang segar dengan mengadakan projek drama, yang mengambil tema sekolah,

“Tetap ada praktik mengajar dan tetap ada penggunaan ICT,” lanjutnya.

Alasan lainnya adalah terdapat kesesuaian praktik drama dalam salah satu metode pembelajaran, yakni ‘roleplay.’

Dengan memaksimalkan konsep pembelajaran Student Center, terdapat banyak manfaat yang didapat oleh mahasiswa.

Artikel Terkait:

Mahasiswa Sastra Inggris ELT UIN Malang Gelar Gladi Bersih Persiapan Pentas Drama Sekolah

Mencakup Outcame Based Education (OBE), Holistic Learning, dan Collaborative Learning.

“Drama itu bukan hanya soal performance, tapi bagaimana mereka bekerja di balik layar,” ujar Ulil Fitriyah, M.Pd., M.Ed., selaku dosen pengampu mata kuliah ICT in EFL Learning.

Upaya kolaboratif dan kerja sama antar tim di balik on stage maupun off stage. Yang akhirnya menghasilkan output yang sangat holistik dan terintegratif.

Apresiasi Mendalam

Meskipun merupakan projek pertama yang ditampilkan dan masih banyak terdapat kelemahan, apresiasi mendalam disampaikan oleh kedua dosen pengampu mata kuliah ini.

“Ini kan pertama kali, tapi saya sudah cukup apresiatif kepada temen-temen. Seperti tadi MC, mereka kan pertama kali tampil, kalau tidak ada drama itu mungkin mereka ngga akan pernah, artinya itu kan memberi pembelajaran,” terang Ulil.

“Untuk ukuran performance sudah nampak kerjasama yang sangat bagus sekali kalau kami bisa menilai. Dari pra-produksi, sampe tadi performance, sampe selesai acara juga, temen-temen bisa bekerja sama dengan baik,” sambung Mira.

Perdana, Pentas Drama Sekolah Sukses Digelar oleh Mahasiswa Profesi ELT Jurusan Sastra Inggris UIN Malang
Malang Inspirasi dengan dua dosen pengampu, Mira Sartika (tengah) dan Ulil Fitriyah (kanan). (Maulidia Fatimah)

Kedua dosen menjelaskan bahwa tidak banyak tantangan dan kesulitan dalam mendampingi maupun pengarahan selama proses persiapan. Dikarenakan para mahasiswa ELT angkatan 22 ini dinilai sangat kompak.

“Temen-temen semester tujuh angkatan ini sangat solid, diberi tantangan ayo gimana kalau kita bikin projek yang lain dari yang lain,” gurau Mira.

Hanya sedikit pendekatan personal kepada anak didiknya, keduanya berhasil membangun chemistry yang mendalam.

Kedua dosen menjelaskan secara implisit bahwa ‘drama’ ini tidak selalu menjadi final project untuk mahasiswa ELT Sastra Inggris UIN Malang.

“Kita nanti melihat tipikal mahasiswanya seperti apa, karena kita ngga bisa memukul memberikan tugas yang sama dengan angkatan yang berbeda,” jelas Ulil

Ulil berpesan atas terlaksananya acara ini semoga menjadi kesan baik, kenangan dan inspirasi bagi mahasiswa ELT angkatan 22, serta dapat menginspirasi bagi murid-murid mereka kelak.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *