Malanginspirasi.com – Siswa SLB AL-Fir Ma’unah Kecamatan Jabung kembali menunjukkan prestasi membanggakan melalui karya seni kriya siluet.
Pada Selasa (02/12/2025), satu karya siluet kayu hasil buatan siswa resmi diserahkan kepada Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd., Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang.
Penyerahan berlangsung di Kantor Cabang Dinas dan diwakili oleh Andri Kurniawan, siswa kelas XI dengan hambatan pendengaran dan bicara.
Ia hadir bersama dua guru pendampingnya, Anis Nurul Habibah dan Putri Faizatul Maulidiyah.
Karya tersebut merupakan pesanan langsung dari Dr. Indiyah setelah sebelumnya bertemu dengan Kepala SLB AL-Fir Ma’unah, Evi Yuli Hastuti, S.Psi., S.Pd.
Kriya siluet itu dibuat dari kayu dengan ukuran persegi panjang sekitar 15R dan menampilkan wajah Dr. Indiyah.
Proses pembuatannya memakan waktu beberapa hari dan dikerjakan sepenuh hati oleh Andri menggunakan teknik siluet kayu yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Saat menyerahkan karyanya, Andri tampak tersenyum bangga yang didampingi oleh 2 sosok guru yang sangat telaten dalam mengajarkannya.
“Andri bekerja dengan penuh kesabaran. Ia selalu memastikan setiap garis siluet tampak rapi,” ujar Putri Faizatul Maulidiyah, guru SLB AL-Fir Ma’unah.
Apresiasi Besar
Dr. Indiyah memberikan apresiasi besar atas kemampuan siswa SLB dalam mengolah kayu menjadi karya seni bernilai.
Ia bahkan secara simbolis memberikan penghargaan kepada Andri sebagai bentuk dukungan terhadap bakatnya.
“Saya sangat bangga melihat kemampuan anak-anak ini. Mereka punya potensi yang luar biasa. Tugas kita adalah memanusiakan manusia, menghargai kemampuan mereka seperti kita menghargai kemampuan anak-anak lainnya,” ungkap Dr. Indiyah saat menerima karya tersebut.
Ia juga menyampaikan keinginannya untuk memperluas kolaborasi antara SLB dan SMK, sebagaimana praktik baik yang telah dilaksanakan di Pacitan.

Menurutnya, kerja sama pendidikan vokasi istimewa ini penting agar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) mendapatkan kesempatan yang sama dalam berkarya dan meningkatkan keterampilan.
Tak hanya itu, Dr. Indiyah juga menaruh harapan besar bagi masa depan para siswa SLB.
“Semoga setelah lulus nanti mereka bisa mandiri, terjun di masyarakat, bermanfaat dalam kehidupannya, dan mendapatkan berkah serta barokah,” pungkasnya.
Kegiatan Vokasional SLB AL-Fir Ma’unah
Sementara itu, Kepala SLB AL-Fir Ma’unah menuturkan bahwa seni kriya kayu merupakan kegiatan vokasional yang terus dikembangkan di sekolah.
Andri menjadi salah satu siswa yang menonjol dalam bidang ini karena ketekunan dan konsentrasinya selama proses pengerjaan.
Artikel Terkait:
Karya Siluet dan Seni Kriya Kayu ABK SLB Al-Fir Ma’unah Jabung
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa siswa ABK mampu berkarya, mampu berprestasi, dan mampu bersaing. Mereka hanya membutuhkan proses yang sedikit berbeda, tetapi hasilnya tetap bisa membanggakan,” ujar Anis Nurul Habibah, guru pendamping lainnya.
Penyerahan karya seni kriya ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan inklusif mampu menghasilkan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai bakatnya.
SLB AL-Fir Ma’unah berharap kesempatan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak terus terbuka agar siswa semakin percaya diri dan terus melahirkan karya-karya berkualitas.








