Malanginspirasi.com – Sebanyak siswa Kelas XI Bisnis Digital SMK Sunan Kalijogo Jabung melakukan kunjungan edukatif (study tour) ke UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur pada Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyinkronkan teori di kelas dengan realitas lapangan yang dinamis, khususnya dalam menghadapi transformasi ekonomi digital.
Sejak pagi, para siswa nampak antusias mengamati ekosistem pelatihan UMKM dan memahami alur pembinaan pelaku usaha.
Fokus Branding Produk
Agenda utama kunjungan ini berfokus pada materi branding.
Yang mencakup pembentukan identitas merek, strategi komunikasi visual, hingga narasi produk yang mampu membangun kepercayaan pasar.

Kepala Konsentrasi Keahlian SMK Sunan Kalijogo, Nurul Istiqomah, SE. Gr., menegaskan bahwa pembelajaran luar kelas ini merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kompetensi siswa.
”Pengalaman langsung seperti ini sangat penting untuk memperluas horizon berpikir siswa. Kami ingin mereka tidak hanya menguasai pengetahuan secara teori. Tetapi juga memiliki etos profesional dan kesiapan mental sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja,” ujar Nurul di sela-sela kegiatan.
Pihak tuan rumah menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah.
Baca Juga:
SMK Sunan Kalijogo Jabung Mulai SPMB 2026/2027, Siap Cetak Siswa Vokasi Kompeten
Kepala UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Doni Handoko Retrianto, S.E., M.Sos., Ak., menekankan pentingnya kolaborasi tersebut.
”Kami sangat mengapresiasi kolaborasi pendidikan ini. Perlu adanya sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan dan institusi pelatihan pemerintah. Agar kurikulum yang diajarkan tetap relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” tutur Doni.
Kerja Sama Sekolah dan UPT
Kunjungan ini juga menghasilkan langkah strategis melalui pembahasan nota kesepahaman (MoU) antara pihak sekolah dengan UPT.

Waka HUBIN SMK Sunan Kalijogo, Rika Hernawati, S.Sos., menjelaskan bahwa kerja sama ini akan mencakup program magang, pelatihan, hingga pendampingan lulusan.
”Pembahasan MoU ini adalah langkah konkret kami untuk membuka jalan bagi kerja sama berkelanjutan. Kami berharap ke depannya siswa memiliki akses yang lebih luas untuk magang dan mendapatkan pendampingan langsung dari para pakar di UPT,” jelas Rika.
Melalui kegiatan ini, SMK Sunan Kalijogo Jabung membuktikan bahwa belajar tidak harus selalu di dalam ruang kelas.
Pengalaman empiris di lapangan menjadi pelajaran berharga dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.








