Malanginspirasi.com – Universitas Brawijaya menggelar UB Education Expo 2026 sebagai upaya memperluas akses informasi pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya calon mahasiswa.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Januari 2026, bertempat di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Jalan Veteran, Kota Malang.
Kenalkan Program Universitas Brawijaya
Diselenggarakan langsung oleh Universitas Brawijaya, kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam mengenalkan seluruh program studi.
Juga beserta keunggulan akademik dan non-akademik yang dimiliki UB, baik program reguler maupun internasional.

Ketua Panitia UB Education Expo 2026, Universitas Brawijaya, Syariful Muttaqin, S.Pd., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk sosialisasi terpadu kepada siswa SMA, MA, dan SMK dari seluruh Indonesia.
“UB Education Expo 2026 ditujukan untuk memberikan informasi yang komprehensif terkait program studi di Universitas Brawijaya. Lengkap dengan keunggulan masing-masing prodi serta layanan pendukung akademik,” ujarnya.
Selain pengenalan program studi, expo ini juga memberikan informasi mengenai berbagai layanan akademik pendukung.
Seperti program outbound dan inbound mahasiswa internasional, kelas daring melalui platform BRIGHT.
Serta kegiatan inovasi pendidikan yang dikelola Direktorat Inovasi dan Pengembangan Pendidikan UB.

Mengusung tema “Prepare Your Future Global Talent by Joining UB”, expo ini mencerminkan komitmen Universitas Brawijaya dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang berdaya saing global.
Sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas.
Beragam agenda disuguhkan dalam UB Education Expo 2026. Mulai dari pameran stan seluruh fakultas dan unit pendukung akademik yang berjumlah total 28 stan.
Juga konsultasi program studi, talkshow pendidikan, campus tour, hingga kegiatan edu-tainment yang bersifat interaktif dan edukatif.
Lonjakan Pengunjung

Target peserta expo ini awalnya ditetapkan sebanyak 16.000 orang. Namun, hingga pelaksanaan hari pertama, jumlah pendaftar melalui Google Form telah melampaui target, mencapai lebih dari 17.300 peserta.
Panitia memperkirakan total pengunjung, termasuk peserta yang datang secara langsung tanpa pendaftaran, dapat menembus angka 20.000 orang.
Mengutip instagram resmi UB, tercatat sebanyak 3.341 pengunjung hadir pada hari pertama pelaksanaan dengan komposisi mayoritas merupakan siswa, disusul guru dan kategori lainnya.
Batch kunjungan paling ramai terjadi pada batch 4, 5, dan 6 dengan jumlah sekitar 700 peserta per batch.
Berdasarkan data asal pengunjung, sebanyak 67,3 persen berasal dari wilayah Jawa Timur, dengan Kabupaten Malang menyumbang 19,8 persen dan Kota Malang 10,8 persen.
Sementara itu, berdasarkan latar belakang penjurusan SMA, pengunjung didominasi siswa jurusan IPA sebesar 54 persen, disusul IPS 24 persen, Bahasa 5,2 persen, dan lainnya 16,8 persen.
Sumber informasi utama mengenai expo ini berasal dari sekolah sebesar 78 persen, disusul media sosial Instagram 37 persen, TikTok 16 persen, dan sumber lainnya.

Antusiasme peserta dinilai sangat tinggi. Hal ini terlihat dari respons positif yang diterima panitia melalui formulir evaluasi pascakegiatan.
Banyak siswa mengaku mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai program studi yang diminati, termasuk materi pembelajaran dan peluang pengembangan diri selama kuliah di UB.
“Dengan datang langsung ke expo ini, siswa bisa memahami secara nyata apa yang akan dipelajari di setiap program studi. Sehingga dapat memilih prodi yang benar-benar sesuai dengan minat dan kemampuannya,” kata Syariful.
Perdana Hadir di Lingkungan Universitas Brawijaya
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, UB Education Expo 2026 menjadi yang pertama kali diselenggarakan secara terpusat di lingkungan Universitas Brawijaya.
Sebelumnya, UB hanya membuka stan pada pameran pendidikan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Brawijaya menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi berakreditasi Unggul.
Dengan mayoritas program studi telah terakreditasi unggul dan sebagian telah memiliki akreditasi internasional.
“Harapan kami, siswa-siswi terbaik Indonesia dapat bergabung dengan Universitas Brawijaya. Dan berkembang menjadi talenta unggul yang siap bersaing di tingkat global,” pungkas Syariful.
Pada hari kedua, jumlah pengunjung diperkirakan telah mencapai sekitar 3.000 orang. Pada hari ketiga diprediksi akan terus meningkat hingga sekitar 6.000 pengunjung.








