Penguatan Bidang Pasca Sarjana dan Doktoral di FTP UB Seiring Transisi Nama Sebagai FTAB

Malanginspirasi.com – Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang akan perkuat bidang pasca sarjana dan doktoral.

Hal ini seiring dengan transisi nama menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem.

Dekan FTP UB  Prof. Yusuf Hendrawan, STP. M.App.Life.Sc. Ph.D, katakan bahwa hal ini sudah diimplementasikan melalui pembentukan satu prodi baru untuk S3 yakni Teknik Biosistem.

“Prodi tersebut akan mencakup keseluruhan program studi baik itu teknik lingkungan, teknik bioproses maupun teknik pertanian dan biosistem,” katanya saat soft launching nama FTAB pada Selasa 27 Januari lalu.

Menurutnya, lulusan S1 saja sekarang itu sudah terlalu banyak.

“Karena itulah harus diperkuat dengan jenjang berikutnya,” papar diia. “Sehingga harus diperkuat misalkan seperti saya dulu alumni Jepang ya, 80 persen lulusan S1 itu pasti lanjut ke S2.”

Transisi Nama FTP UB Menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem, Ini Kata Ketua Senat

Prof Yusuf katakan bahwa hal ini menjadi satu isu strategis bahwa pihaknya harus juga ikut memperkuat S2 dan S3.

Apalagi, imbuhnya, FTP selalu menjadi penghasil profesor terbaru dari beberapa tahun lalu.

“Kalau dari jumlah profesor yang kita tekankan adalah di kualitasnya. Tadi sudah saya sampaikan jumlah guru besar harus dengan reputasi internasional,” jelasnya. “Jadi sifatnya nanti kita adalah memfasilitasi atau fasilitator. Fasilitator bagi teman-teman untuk bisa mengembangkan karirnya, jabatan fungsionalnya menjadi guru besar.”

Fasilitasi FTP UB Untuk Peningkatan Kualitas Guru Besar

FTB UB Pasca Sarjana
Dari kiri ke kanan: Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc, Ketua Senat FTP UB Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, MSc.Agr dan Dekan FTP UB Prof. Yusuf Hendrawan, STP, M.App.Life.Sc., Ph.D (Tri Sukma)

Pada kesempatan tersebut, Prof. Yusuf juga katakan bahwa FTUB juga memfasilitasi berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas guru besar.

“Kami memfasilitasi penulisan jurnal, fasilitasi untuk riset, center of excellence dan lain sebagainya,” kata dia. “Sehingga kita bisa membawa teman-teman dosen yang ada di FTP itu meraih capaian tertinggi guru besar.”

Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya harus membangun sistem dalam membangun zona integritas.

“Pada prinsipnya adalah profesionalitas. Jadi tidak hanya integritas saja, kalau integritas kan wilayah birokrasi bersih tadi. Itu jelas harus kita jaga. Melayani ini adalah profesionalitas,” kata Prof. Yusuf.

Menurut dia, menjadi guru besar harus profesional untuk bekerja, untuk menghasilkan reputasi kita di level global itu yang tertinggi,” tegasnya.

Peluncuran Buku UMKM ISBN Wujud FTP Berdampak

FTP UB juga meluncurkan buku UMKM ber ISBN saat acara Dies Natalis FTP UB ke 28 yang berlangsung hari Selasa 27 Januari lalu.

Menurut Prof Yusuf, buku ini juga menjadi salah satu syarat  guru besar.

“Seringkali kita terlalu fokus menulis jurnal, lupa bahwa kita harus menulis buku. Dan itu terjadi pada saya,” kata dia.  “Kemarin jurnal saya banyak, tapi waktu BKD itu saya lupa tidak punya buku.”

Padahal, menurutnya buku sangat penting karena sangat berdampak untuk masyarakat.

“Buku  adalah sesuatu yang strategis untuk diterapkan di level yang lebih praktis. Kalau jurnal hanya untuk masyarakat yang intelektual saja. Tapi kalau buku itu bisa menyasar berbagai kalangan, baik yang intelek maupun yang praktisi, UMKM dan lain sebagainya. Sehingga ini menjad wujud bagi UB yang berdampak,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *