Malanginspirasi.com – Siswi SDN Putat Kidul Gondanglegi, Kabupaten Malang, Anindya Ayu Shalindra makin termotivasi untuk meraih prestasi lebih banyak lagi di bidang matematika.
Ia katakan hal ini setelah capaian prestasi sebagai finalis Air-Langga Junior Competition Cabang Pelajaran Matematika beberapa waktu lalu.
“Saya semakin termotivasi karena dukungan orang tua, keluarga beserta teman-teman,” kata siswi kelas 5 SD ini.
Menurutnya, dukungan mereka semua memberikannya kemampuan memecahkan masalah.
“Tak hanya itu, semangat dari mereka dapat membuat saya menjadikan hal yang tidak disukai menjadi sesuatu yang membanggakan,” kata dia.
Sebagai informasi, event ini digelar bimbingan belajar Air-Langga Academy yang memiliki cabang di seluruh Indonesia, termasuk di Gondanglegi Kabupaten alang.
Anindya menjadi salah satu peserta yang lolos dan lanjut ke babak final Rayon yang dilaksanakan di Kantor Air-Langga Cabang Gondanglegi pada pertengahan Januari 2026 lalu.
Di babak final rayon, siswi yang akrab dipanggil Nindy ini masuk ke jajaran 3 besar yaitu meraih juara 2 Final Rayon cabang lomba Olimpiade Matematika.
Ia melanjutkan perjuangannya sampai di babak Nasional yang berlangsung di Universitas Negeri Malang pada 31 Januari 2026.

Dukungan Penuh Kepala Sekolah dan Guru di SDN 1 Putat Kidul
“Menurut saya Ananda Nindy mudah dan cepat memahami konsep matematika,” begitu kata Ratih Permanasari, S.Pd, wali kelas 5. “Hanya saja Ananda sering kurang fokus dan kurang teliti dalam mengerjakan soal.”
Namun demikian, Ratih mengatakan bahwa para guru mendukung proses persiapan lomba yang Anindya ikuti.
“Kami mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dengan membuat rencana belajar terstruktur,” katanya. “Selain memberi sumber belajar yang relevan kami juga memberikan latihan soal rutin.”
Tak hanya motivasi dan dukungan, para guru juga memberikan teknik pemecahan masalah sehingga Anindya dapat mengikuti lomba dengan percaya diri.
Terbukti, siswi kelas 5 itu dapat mencapai prestasi karena juga upaya keras yang ia lakukan.
“Ia belajar secara aktif dengan berfokus pada konsep dasar,” imbuh Ratih. “Ia juga mengerjakan latihan soal secara teratur sembari terus melakukan analisis kesalahan untuk perbaikan.”
Sebelum ini, Anindya juga cetak prestasi sebagai Pramuka Garuda Kabupaten Malang pada 2025.
Capaian itu tentu mendapat dukungan kepala sekolah dan guru yang tak hanya memfasilitasi, tetapi juga dukungan baik secara materi dan psikis peserta didik.
“Kami memiliki metode mengajar dengan mulai memecahkan permasalahan dari susunan tangga termudah sampai tersulit,” imbuh Ratih. “Dengan demikian struktur pemecahan masalah dijabarkan secara sederhana serta mudah dipahami secara mandiri.”
Ratih melanjutkan prestasi Anindya ini bisa jadi motivasi bagi teman-teman lainnya di SDN 1 Putat Kidul.
“Karena pada dasarnya berprestasi itu adalah semangat belajar, kerja keras, dan sikap berani untuk gagal sampai murid bisa dan meraih apa yang diimpikan,” kata Ratih.
Menurutnya, para guru di SDN 1 Putat Kidul Gondanglegi selalu memberikan motivasi karena tiap siswa pasti memiliki rasa ingin belajar dan menciptakan prestasinya masing masing.







