Malanginspirasi.com – Menjelang awal bulan Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026, pemerintah provinsi, khususnya Dinas Pendidikan Jawa Timur, menetapkan penyesuaian jadwal pembelajaran bagi anak sekolah.
Berdasarkan kalender pendidikan tahun ajaran 2025/2026, siswa di Jawa Timur dijadwalkan menjalani pembelajaran Ramadan di rumah pada 18-20 Februari 2026.
Kebijakan ini berlaku sebagai bentuk libur awal puasa atau penyesuaian aktivitas sekolah di minggu pertama Ramadan, bukan libur nasional resmi.
Tanggal pasti 1 Ramadan 1447 H masih menunggu keputusan sidang isbat Kementerian Agama RI. Prediksi Muhammadiyah menyebut Rabu, 18 Februari 2026, sementara versi pemerintah dan NU kemungkinan Kamis, 19 Februari 2026.
Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang libur nasional dan cuti bersama 2026 tidak mencantumkan hari libur khusus untuk awal Ramadan. Libur nasional terdekat adalah Tahun Baru Imlek pada 17 Februari 2026, yang berpotensi menciptakan long weekend.
Kebijakan pembelajaran di rumah atau libur singkat selama 3-5 hari di awal puasa merupakan praktik umum di beberapa provinsi pulau Jawa, termasuk Jawa Timur. Ini untuk memberi kesempatan siswa beradaptasi dengan ibadah puasa.
Setelah periode tersebut, pembelajaran tatap muka biasanya kembali berjalan hingga mendekati Idul Fitri, dengan kemungkinan penyesuaian jam belajar.
Baca Juga:
Pemkot Malang Gelar Mom’s Education Dukung Penguatan Literasi Gizi Keluarga
Orang tua dan siswa disarankan memantau pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur atau satuan pendidikan masing-masing. Hal ini karena jadwal dapat disesuaikan berdasarkan keputusan sidang isbat akhir.
Libur panjang berikutnya bagi anak sekolah baru adalah menjelang Idul Fitri 1447 H. Lebaran diperkirakan jatuh pada minggu ketiga Maret 2026.







