Kolaborasi UB dan Meijo University Jepang di Bidang Bioteknologi, Dari Limbah Kopi hingga Vegan Leather

Malanginspirasi.com – Universitas Brawijaya (UB) memperkuat posisinya di kancah internasional melalui kolaborasi dengan Fakultas Pertanian Meijo University, Jepang. Terbaru, Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UB menggelar Joint International Seminar on Frontiers in Sustainable Biotechnology and Bio-based Innovation di Nagoya, Jepang, pada medio Februari 2026.

Seminar yang berlangsung di Lecture Room N107 Meijo University ini menjadi forum strategis bagi peneliti dan mahasiswa kedua negara untuk membahas solusi atas tantangan global, seperti pemanfaatan limbah agroindustri dan teknologi mikrobioma.

Ketua delegasi UB, Tri Ardyati Ph.D., menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan implementasi konsep waste-to-value. Dalam presentasinya, ia memaparkan riset eksplorasi khamir dari limbah kulit kopi yang menghasilkan senyawa antibakteri.

“Limbah kopi yang selama ini dianggap residu ternyata menyimpan potensi besar sebagai agen antibakteri baru. Ini sangat relevan dengan pengembangan industri berkelanjutan yang sedang menjadi tren dunia,” ujar Tri Ardyati.

Yoga Dwi Jatmiko Ph.D. menyampaikan inovasi probiotik antioksidan dari fermentasi wine coffee. Sementara Dian Siswanto Ph.D. membahas peran interaksi tanaman-mikrobioma dalam bioremediasi area tercemar.

Mahasiswa UB juga turut berpartisipasi. Aleyda Nur Halizah Wahyudi, mahasiswa S2 Biologi, mempresentasikan selulosa bakteri dari limbah kulit kopi sebagai bahan baku vegan leather ramah lingkungan.

Adapun Shella Zahra Kumala Azmi, mahasiswa S3, memaparkan potensi tanaman Blumea balsamifera sebagai kandidat obat antikanker.

Kerja Sama Penelitian di Bidang Bioteknologi Berkelanjutan

Pihak Meijo University, diwakili Prof. Masashi Kato, Prof. Motoyuki Shimizu, dan Prof. Toshiya Hayashi, memberikan apresiasi tinggi. Diskusi dinamis ini membuka peluang penelitian kolaboratif di masa depan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan International Brewing and Fermentation Studies Program, termasuk studi lapangan ke tiga perusahaan industri fermentasi di Prefektur Aichi:

  • Mizkan Holdings Co., Ltd: Perusahaan cuka dan saus sejak 1804, pionir pemanfaatan limbah sake menjadi produk bernilai tinggi.
  • Shichifuku Brewing Co., Ltd: Produsen organic white soy sauce bersertifikasi JAS satu-satunya di Jepang.
  • Maruya Hatcho Miso Co., Ltd: Produsen miso tertua sejak 1337, yang mempertahankan metode tradisional.

Aleyda, salah satu delegasi mahasiswa, menyebut pengalaman ini membuka cakrawala baru.

“Kunjungan ke industri fermentasi ini pengalaman tak terlupakan. Kami belajar manajemen mutu dan strategi internasionalisasi produk yang sangat mungkin diterapkan di Indonesia,” tuturnya.

Kegiatan yang bagian dari peringatan 100 tahun Meijo University ini diharapkan menjadi fondasi jejaring global bagi UB. Sekaligus membuktikan inovasi bioteknologi dari Malang mampu menjawab tantangan dunia.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *